Mohon tunggu...
NADIRA RIZKYDAVIKA
NADIRA RIZKYDAVIKA Mohon Tunggu... YOUNG FOREVER

STAY GOLD

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras?

12 Agustus 2020   02:10 Diperbarui: 12 Agustus 2020   02:14 36 0 0 Mohon Tunggu...

Pindrikan Lor, Semarang (03/08/2020), Pernahkah kalian memasak nasi? Jika kalian pernah memasak nasi, maka sebelum memasak nasi harus mencuci beras tersebut. Biasanya air beras selalu dibuang begitu saja karena keruh dan tidak bermanfaat, padahal air cucian beras memiliki beberapa manfaat, salah satunya bermanfaat untuk tanaman. Air cucian beras mengandung beberapa nutrisi dan beberapa jenis bakteri yang dibutuhkan suatu tanaman supaya dapat tumbuh dengan subur. 

Walaupun air cucian beras memiliki banyak manfaat untuk tanaman, namun masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui manfaat dari air cucian beras tersebut, sehingga setiap masyarakat mencuci beras, air cucian beras tersebut dibuang begitu saja. 

Nadira Rizky Davika mahasiswa Peternakan dari TIM II KKN Universitas Diponegoro 2020 mengadakan kegiatan “Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Bahan Utama Air Cucian Beras bagi Masyarakat Terdampak COVID-19 di Warga RT 04 RW 06 Pindrikan Lor Semarang Tengah” yang dilaksanakan disekitar rumah dengan cara membagikan leaflet mengenai ‘Manfaat Air Cucian Beras yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman’.

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekitar terlebih lagi untuk para ibu-ibu rumah tangga yang sering melakukan kegiatan mencuci beras untuk lebih memanfaatkan sisa air cucian beras, karena air cucian beras memiliki beberapa manfaat seperti menyuburkan tanaman.

dokpri
dokpri
Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara membagikan leaflet disekitaran lokasi KKN. Leaflet yang dibuat berisikan mengenai manfaat air cucian beras yang digunakan untuk menyuburkan tanaman dan langkah-langkah cara membuat pupuk organic cair dari air cucian beras. 

Cara membuat pupuk organic cair dari air cucian beras yaitu diawali dengan menyiapkan alat dan bahan, alat yang dibutuhkan yaitu botol bekas dan alat pengaduk, bahan yang digunakan terdiri dari air cucian beras, EM4 Pertanian (yang warna kuning), parutan gula merah, air kelapa tua dan ragi tape yang sudah dihancurkan dengan cara ditumbuk. 

Air cucian beras dimasukkan kedalam botol bekas, kemudian tambahkan 100 ml EM4, parutan gula merah, air kelapa tua dan ragi tape yang telah dihancurkan, kemudian diaduk menggunakan alat mengaduk hingga tercampur rata, botol tersebut ditutup selama 7 – 10 hari. Jika terdapat belatung atau ulat, hal ini menandakan bahwa proses pembuatan pupuk organic cair telah berhasil dan siap diaplikasikan ke tanaman.

Kegiatan “Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Bahan Utama Air Cucian Beras bagi Masyarakat Terdampak COVID-19 di Warga RT 04 RW 06 Pindrikan Lor Semarang Tengah” berjalan dengan lancar karena masyarakat memberi respond yang sangat baik. Setelah dilakukan sosialisasi mengenai air cucian beras yang memiliki banyak manfaat, masyarakat jadi mengetahui bahwa air cucian beras memiliki manfaat dan dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman serta membuat pupuk organic cair itu mudah.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x