Mohon tunggu...
Nadia
Nadia Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Palangka Raya

Perkenalkan nama saya Nadia hobi saya nonton drakor dan lain-lainnya.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Tentang Pasar Monopolistik dan Pasar Oligopoli

1 Desember 2022   16:53 Diperbarui: 1 Desember 2022   16:59 183
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Pengertian

Pasar monopolistik adalah pasar dengan banyak produsen yang menghasilkan komoditas yang sama namun berbeda karakteristiknya.

Pasar monopolistic umunya terjadi di semua pasar baik tradisional maupun modern.Struktur pasar ini merupakan bentuk pasar secara nyata, dengan ciri-ciri dari jenis pasar monopoli dan pasar persaingan sempurna. Dalam buku Teori Ekonomi (Pendekatan Micro) (2018) karya Jun Surjanti dan kawan-kawan, pasar monopolistik adalah pasar dengan banyak produsen yang menghasilkan komoditas berbeda karakteristiknya. 

Pada jenis pasar ini, produsen menawarkan satu jenis barang dengan berbagai ciri produk yang berbeda-beda dari segi kualitas, bentuk, dan ukuran yang terdapat banyak penjual dan banyak pembeli serta barang yang dijual terdiferensiasi (ada perbedaan/tidak sama persis).

Ciri-ciri Pasar Monopolistik

Mengetahui ciri-ciri pasar persaingan monopolisti tersebut. Berikut beberapa ciri-ciri pasar monopolistic dibawah ini:

 * Terdapat banyak penjual dan banyak pembeli.

* Barang yang dijual terdiferensiasi dan beragam.

* Produknya memiliki substitusi.

* Tidak ada hambatan masuk ke dalam pasar.

 * Harga antara satu penjual dengan penjual lainnya berbeda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun