Mohon tunggu...
Nabial Chiekal Gibran
Nabial Chiekal Gibran Mohon Tunggu... Apoteker - Farmasis / Penikmat Film / Pembaca Buku / Penulis Tulisan Ringan

Berbagi sudut pandang demi mendapatkan kesepahaman. Email peracikobat@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Dana Pensiun untuk Apa dan Siapa?

28 Agustus 2022   16:12 Diperbarui: 28 Agustus 2022   16:15 85 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Photo by Esther Ann on Unsplash   

Ada yang tahu dana pensiun itu apa ? 

Ketimbang menyiapkan dana pensiun masyarakat Indonesia lebih memilih membuka usaha di hari tuanya. Ini berdasarkan pengalaman di sekitarku saja tentunya. Dan juga sepertinya tidak banyak lingkungan sekitarku yang melek apa itu dana pensiun. Beberapa ada yang memahami dana pensiun namun, enggan untuk menyiapkannya. 

Beberapa kalangan yang aku kenal untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan dan papan saja cukup sulit apalagi ditambah menyisihkan dana untuk menyiapkan dana pensiun. 

Hal ini wajar saja pemikiran mereka dana pensiun hanya untuk kalangan pegawai yang memiliki penghasilan tetap saja. 

Ketimbang menyiapkan dana pensiun lebih dini banyak masyarakat Indonesia lebih memilih membuka usaha yang menurut mereka lebih baik ketimbang dana pensiun. 

Menurutku masyarakat kita tidak mengenal kata pensiun. Masyarakat kita itu pekerja keras makna kata pensiun menurut mereka adalah berhenti bekerja. Setelah berhenti bekerja kemudiah memilih untuk membuka usaha mereka lakukan agar tetap aktif. Tidak melakukan apa-apa menurut mereka aib. Dan itu tidak salah sepenuhnya. 

Bahwasanya dengan bekerja mereka merasa bahagia ada rasa berkontribusi pada lingkungan. Dengan bekerja mereka merasa hidup, bisa berinteraksi sosial membuat senang. Hal ini sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk sosial. Interaksi sosial menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan oleh istirahat.

Apakah salah tidak menyiapkan dana pensiun? jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Ada variabel X yang tidak bisa kita duga. Contohnya pandemi ini sudah bukan rahasia umum lagi banyak lini masyarakat yang terdampak. Mau itu pengusaha ataupun pegawai. 

Tidak ada kepastian dalam rencana namun ada ketenangan dalam setiap usaha. Itulah menurutku bagaimana menurut kalian?

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan