Mohon tunggu...
M Yusuf Alamudi
M Yusuf Alamudi Mohon Tunggu... Ilmuwan di Professor Nidom Foundation, penulis dan dosen luar biasa

menulis untuk mencerahkan umat

Selanjutnya

Tutup

Kisahuntukramadan

Latihan Silat di PPS Betako Merpati Putih Sembari Menunggu Buka Puasa

20 Mei 2019   17:29 Diperbarui: 20 Mei 2019   17:59 0 1 0 Mohon Tunggu...

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi umat muslim di seluruh dunia. Perintah untuk menunaikan ibadah berpuasa tertulis pada kitab suci Al-Quran Surah Al Baqarah ayat 183-185, bertujuan untuk membentuk ketaqwaan kepada Allah SWT. Bulan ramadhan senantiasa diisi dengan sholat tawarih, tadarrus Al-Quran dan tentunya adalah buka puasa dan sahur. Banyak kegiatan yang dilakukan untuk menunggu buka puasa atau dikenal dengan istilah ngabuburit. Dulu ketika mahasiswa di salah satu PTN di Jawa Timur, penulis mengikuti bela diri pencak silat. Bela diri pencak silat adalah PPS Betako Merpati Putih. PPS Betako Merpati Putih merupakan bela diri tangan kosong warisan budaya nusantara dan berasal dari keraton mataram. 

PPS Betako Merpati putih memiliki tiga unsur yaitu bela diri, pengobatan dan sastra, di Indonesia memiliki anggota yang banyak, diantaranya merupakan bela diri di Kopassus atau yang dikenal komando pasukan khusus. PPS Betako Merpati terbagi dalam berbagai kelompok latihan dan terbagi menjadi 12-13 tingkatan dengan tingkatan terendah adalah dasar 1. Selain itu, juga terdapat cabang daerah dan latihan khusus bagi tingkatan pelatih. Sebelum menjadi anggota resmi dan memakai seragam maupun sabuk, diharuskan bagi calon anggota untuk mengikuti prosesi pembajaan yang bertujuan untuk memantapkan mental calon anggota sebagai seseorang yang akan menjadi siswa di PPS Betako Merpati Putih. Ujian kenaikan tingkat senantiasa dilakukan 6 bulan sekali dan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pelatih maupun pengurus cabang. Selain itu, juga diadakan beberapa kejuaraan yang bersifat lokal, regional maupun nasional dan internasional. 

Di PPS Betako Merpati putih diajarkan filosofi bela diri dari berbagai gerakan dan diikuti dengan olah nafas degan membangkitkan inner power dari dalam diri siswa. Selain itu, juga diajarkan berbagai bentuk kuncian dan teknik gerak naluri atau yang lebih dikenal dengan getaran, sehingga dalam kondisi tertentu, siswa PPS Betako Merpati putih mampu membela diri dengan mata tertutup (masih ingat dengan film blood sport dengan bintang jean claude van dame, latihan dengan menggunakan mata tertutup, seperti itulah teknik getaran di PPS Betako Merpati Putih). Teknik getaran juga dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai benda termasuk bom dan juga narkoba. Teknik olah nafas yang juga diberikan oleh PPS Betako Merpati Putih juga dapat diaplikasikan untuk pengobatan dan memijat dengan menggunakan teknik akupressure, saat ini PPS Betako Merpati putih mengembangka sekolah kebugaran bagi orang lanjut usia untuk memelihara kesehatan bagi orang lanjut usia. 

Selain untuk pengobatan dan getaran, teknik olah nafas juga untuk membekali diri para siswa PPS Betako Merpati Putih dari berbagai serangan. Ini dibuktikan dengan para siswa PPS Betako Merpati putih mampu mematahkan batu kali, besi kikir, es batu balok, senjata tajam dalam satu pukulan dan dalam ujian kenaikan tingkat merupakan syarat kelulusan, semakin tinggi tingkatan benda yang harus dipatahkan jumlahnya semakin banyak. Di bulan Ramadhan, setiap kelompok latihan memilik tradisi untuk menyediakan takjil bagi yang latihan dengan donatur dari berbagai senior atau kakak kelas di PPS Betako Merpati Putih. Latihan di mulai jam 4 sore sampai dengan menjelang buka puasa dengan dimulai peregangan ringan, tata gerak dan diakhiri dengan olah nafas. 

Setelah latihan ditutup dengan doa, kami pun biasanya langsung berlari menuju kantor unit kegiatan mahasiswa yang disediakan oleh universitas secara khusus. Setiap latihan, kami terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok latihan dan kelompok penyedia takjil bagi yang latihan. Kami pun berbuka puasa bersama diiringi dengan keakraban dan kekeluargaan, disebabkan kami sudah seperti keluarga sendiri (terkadang ada yang berjodoh diantara siswa PPS Betako Merpati Putih). Saat ini, penulis sudah tidak berlatihan lagi, sibuk dengan mengurus pekerjaan dan keluarga, namun tetap merindukan kegiatan latihan di PPS Betako Merpati putih sembari menunggu buka puasa. Jayalah Selalu PPS Betako Merpati Putih. 

Samberthr, thr2019hari15