Ochied
Ochied Traveller

Menulis 1 kalimat menghilangkan 1 joule kalori dalam tubuh

Selanjutnya

Tutup

Media

Tes Masuk Program 5000 Doktor (Full Scholarship) 2017 UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA)

16 Juli 2017   16:42 Diperbarui: 16 Juli 2017   16:59 187 0 0
Tes Masuk Program 5000 Doktor (Full Scholarship) 2017 UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA)
uinsa07-596b34a91a208004ab70c072.jpg

Program Beasiswa 5000 Doktor (Full Scholarship) yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI akhirnya sampai pada tahap ujian akademik secara tertulis maupun interview proposal Disertasi, setelah sebelumnya semua peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib melakukan registrasi ulang ke tempat masing-masing PTKIN dan PTU yang dituju.

Salah satunya adalah pelaksanaan ujian yang berjalan dengan tertib di UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang paling banyak diminati. Hal itu terlihat dari ranking peserta terbanyak ujian masuk Program 5000 Doktor Dalam Negeri 2017 dengan jumlah peserta sebanyak 155 peserta, dengan 2 jurusan (Kajian Islam Kontemporer dan Ekonomi Islam), berbeda dengan tahun lalu yang hanya terdapat 1 jurusan saja.

Hari pertama (Rabu, 12/07/2017) adalah ujian Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Prosesi ujian tes masuk dilaksanakan di Twin Tower gedung B lantai 7 dan 8 yang terbagi sekitar 6 ruangan berjalan dengan tenang dan tertib. Kemudian berlanjut pada hari kedua (Kamis, 13/07/2017) dengan materi ujian berupa interview proposal Disertasi dengan 2 orang penguji pada setiap ruangan yang merupakan seorang pakar yang kompeten dalam bidangnya. Dengan jumlah penguji sebanyak 20 orang yang terbagi menjadi 10 meja.

Adapun materi ujian Kemampuan Baca Arab pada tahun ini sengaja ditiadakan dengan tujuan optimaslisasi penulisan karya ilmiah berupa proposal Disertasi yang merupakan tugas akhir program pascasarjana untuk mendapatkan gelar Doktoral juga sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan harapan dimaksimalkannya tes wawancara proposal Disertasi ini para calon Doktor lebih ulet dan giat dalam meningkatkan penelitian dan publikasi ilmiah.

Penulis berharap pelaksanaan ujian seleksi masuk Program Beasiswa 5000 Doktor yang akan datang  lebih  maksimal, baik dari segi administrasi, khususnya dalam pemberian informasi yang valid tentang daftar ulang para peserta yang berbeda antara tujuan Perguruan Tinggi dengan lokasi dan tempat ujian yang dipilih[]

(Dosen Tetap STAI Hasan Jufri Bawean)