Note Trip
Note Trip

Blogger pemula|menyukai petualangan sederhana|penulis amatir|S.kom |pecandu buku|Sosial Media creative|Ide itu mahal

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Sarapan yang Tertinggal

9 November 2018   12:05 Diperbarui: 9 November 2018   12:13 66 0 0
Sarapan yang Tertinggal
Dokpri

Sarapan mungkin menjadi sebuah rutinitas bagi anak-anak, yaa karena orang dewasa saat ini mayoritas jarang sarapan karena berbagai macam kesibukan yang ia miliki. 

Apa betul sarapan hanya penting dan hanya menjadi rutinitas anak-anak? Sepeetinya agak keliru kalo kita mengatakan sarapan itu hanya rutinitas anak-anak. 

Sarapan merupakan sebuah hal yang utama untuk memulai aktivitas di pagi hari, pembuka hari tentunya membutuhkan asupan nutrisi terlebih dahul. 

Sarapan diperlukan oleh semua orang, dari balita sampai orang dewasa. Sarapan memang tidak harus makanan berat dan dengan porsi yang banyak, sarapan memang terkesan menyita waktu. Padahal tidak sarapan cukup dengan tumis sayuran, roti, susu atau nasi dan telur ceplok. Banyak menu simple namun sehat untuk sarapan. Menyiapkan nya hanya perlu waktu 10-15 menit dan menyantapnya hanya butuh waktu 3-4 menit.

Segala aktivitas yang padat merayap bak mobil yang sedang kena macet, memicu stress dan tergesa-gesa kemudian melupakan sarapan. Mari ubah, mari siasati.

Sempatkan sarapan karena sebuah fakta mengungkapkan sarapan dapat membantu kita terlindung dari penyakit (sarapan dengan menu sehat). Kemudian membuat kita semua lebih fokus, meningkatkan konsentrasi karena perut tidak lapar. Membantu meningkatkan mood, karena perut sudah terisi. Perut yang lapar biasanya memicu rasa kesal atau menjadikan seseorang jadi pemarah dan agresif.

Mari budayakan lagi sarapan pagi, luangkan waktunya 3-4 menit untuk memakan sarapan dan bagi para ibu mari siapkan sarapan lebih awal sebelum menu bekal makan siang. 

Jangan ada lagi kalimat 'sarapan yang tertinggal' karena beribu kesibukan, sayangi kesehatan kita, sayangi tubuh kita.

Berilah tubuh ini hak nya, yaitu sarapan yang baik. Sarapan yang bergizi dan sarapan yang 'ontime'. Sebelum mencintai orang lain mari mencintai diri sendiri, mari belajar mengapresiasi diri dengan memenuhi kebutuhan tubuh. Mari berikan hak tubuh akan nutrisi yang seimbang, yukkk sarapan pagi sebelum menunaikan berbagai aktivitas.

Semangat Jum'at menjelang weekend...