Mohon tunggu...
Hety A. Nurcahyarini
Hety A. Nurcahyarini Mohon Tunggu... www.kompasiana.com/mynameishety

NGO officer who loves weekend and vegetables

Selanjutnya

Tutup

Sehat dan Gaya Pilihan

Sejuta Manfaat Madu dalam Kojima

20 April 2021   23:48 Diperbarui: 21 April 2021   00:26 397 2 0 Mohon Tunggu...

Dari dulu, madu dan kesehatan mempunyai korelasi yang erat. Madu mempunyai berbagai khasiat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan menjaga kesehatan. Ini bukan sekadar mitos atau kepercayaan orang kebanyakan, dunia saintifik pun sudah membuktikannya. Berbagai kandungan dalam madu, seperti gula alami dan air (berasal dari nektar), vitamin, mineral, dan enzim, dapat memberikan dapat positif bagi tubuh. 

Enggak salah kemudian kalau mayoritas keluarga di Indonesia selalu menyetok madu di rumahnya. Jenis madunya beragam. Biasanya, mereka memilih yang sudah dikemas agar dapat dikonsumsi dengan mudah. 

Keluarga saya pun enggak ketinggalan. Walau dulu, saat saya kecil, awalnya mengenal madu dari buku cerita anak-anak tentang lebah, ternyata, saya baru sadar, mama selalu menyetok persediaan madu di rumah. Kala itu, yang jadi kebiasaan di keluarga saya, madu dituangkan di sendok makan dan diminum langsung. Kata mama, madu sudah seperti obat, bisa menangkal penyakit. 

Seiring saya dewasa, saya tidak meninggalkan madu begitu saja. Di perantauan, selain minum madu secara langsung, ternyata, referensi cara saya meminum madu bertambah. Ceritanya, suatu hari, saya sakit. Teman samping kamar saya dengan sigap merebus air dengan jahe sampai mendidih, lalu airnya disaring dan diberi perasan lemon dan satu sendok madu. Selain rasanya yang enak, rebusan air itu berhasil menghangatkan badan saya. Keesokan harinya, badan saya segar kembali. Sejak saat itu, justru jadi kebiasaan baru untuk mencampurkan madu dengan bahan makanan lainnya. Bahkan, untuk topping saat makan potongan buah naga.

Madu dan Puasa di Bulan Ramadan 

Saat menjalankan puasa di bulan Ramadan, tubuh mengalami perubahan pola makan. Yang biasanya makan tiga kali dalam sehari, kini, hanya bisa makan dua kali, yaitu saat dini hari (sahur) dan petang (buka puasa). Walaupun nantinya tubuh akan beradaptasi, perubahan pola makan ini tentu berpengaruh pada tubuh. Terlebih, jika kita tetap menjalankan aktivitas seperti biasa layaknya saat kita tidak sedang berpuasa. 

Lalu bagaimana caranya agar tubuh tetep bugar saat berpuasa? Salah satu kuncinya ada pada asupan makanan yang kita konsumsi saat sahur dan berbuka. Pastikan kandungan gizinya cukup sesuai kebutuhan tubuh kita. Ada berbagai makanan yang bisa dikonsumsi, salah satunya madu dan kurma. Baik madu maupun kurma, sama-sama mengandung 'gula' alami yang dapat mengembalikan energi dan berperan dalam proses metabolisme tubuh. 

Sayangnya, kondisi berpuasa di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini, harus membuat kita lebih cermat dalam memilih asupan makanan. Makanan yang sehat saja terkadang tidak cukup, kita perlu mengkonsumsi makanan tambahan, seperti suplemen vitamin, agar imunitas atau daya tahan tubuh kita terjaga. 

Menjawab tantangan tersebut, Deltomed Laboratories menciptakan suatu produk suplemen vitamin alami yang bernama 'Kojima'. Kojima sendiri merupakan kependekan dari korma, jinten hitam, dan madu. Semua bahan tersebut berkhasiat memelihara kesehatan tubuh. Sederhananya, Kojima adalah madu dengan tiga kebaikan, yaitu korma, jinten (habbatussauda), dan madu dan hadir dalam bentuk sirup agar mudah dikonsumsi. 

Jika diminum sebanyak dua kali dalam sehari dengan takaran satu sendok makan, Kojima dapat bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh tanpa efek samping. Hal ini senada dengan hasil pengujian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran UGM, "Kojima dengan kandungan utama kurma, jinten (Habbatussauda), dan madu terbukti efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan virus agar tidak mudah sakit. Selain itu, Kojima juga efektif menambah nutrisi." 

Tidak sampai di situ saja, ternyata, dengan Kojima, mengkonsumsi madu dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain diminum langsung, Kojima dapat dikonsumsi untuk topping makanan, campuran minuman hangat/dingin, bahkan campuran berbagai menu masakan! Kapan lagi mengkonsumsi suplemen bisa semenyenangkan ini?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN