Mohon tunggu...
Muzaki Md
Muzaki Md Mohon Tunggu... Penulis - Mari berkarya dengan sinergi dan kreativitas

Kebahagian pastilah diiringi dengan senyuman indah dengan meninggalkan kesan yang tak akan terlupakan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Terima Kasih, Atas Sikapmu Aku Masih Ada

30 Desember 2020   22:16 Diperbarui: 30 Desember 2020   22:35 90
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

            Kebahagiaan selalu terukir dengan senyuman yang indah dengan meninggalkan ingatan dan kesan yang baik. Tak bisa dipungkiri masih banyak masyarakat Indonesia masih membutuhkan uluran tangan dari pihak manapun. Beragam permasalahan dan fenomena juga sering terjadi pada masyarakat sehingga berbagi dengan sesama harus menjadi topik utama dalam setiap menjalani kehidupan. Masyarakat Indonesia yang terkenal dengan tingkat kerukunan yang tinggi diantara negara-negara lainnya sehingga dalam menjalani kehidupan saling berbagi dan memberi antar satu sama lain. Kondisi masyarakat yang saling menyantuni maka akan meningkatkan tingkat kemiskinann yang ada. Berdasarkan Lampiran Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020, Berikut perkembangan kemiskinan di Indonesia selama 10 tahun terakhir.

data-5fec97ad8ede4837576c90d5.png
data-5fec97ad8ede4837576c90d5.png

Gambar 1. Perkembangan Kemiskinan di Indonesia Selama 10 Tahun Terakhir

(Sumber: BPS, September 2009-2019, diolah)

Berdasarkan data kemiskinan pada gambar 1 tersebut diketahui bahwa seiring berjalannya waktu tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin semakin berkurang hal ini mengindikasikan bahwa kondisi sosial masyarakat Indonesia yang saling membantu dan bergerak bersama dalam mengentaskan tingkat kemiskinan. Akan tetapi fenomena yang sering terjadi di masyarakat masih banyak kondisi saudara-saudara kita yang berjuang melawan monster ini dengan beragam cara yang sudah dilakukan namun belum juga berhasil mengalahkan monster tersebut sehingga uluran tangan masyarakat yang saling menyantuni sangat dibutuhkan.

            Selain faktor kemiskinan sebagai tolok ukur dalam berbagi dan membantu juga terdapat aksi kemanusiaan. Kondisi dunia yang sedang berduka tentu akan menyulitkan semua kalangan dan dibutuhkan uluran tangan yang dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi duka yang kelam ini. Melansir dari Metrotvnews.com dalam berita yang berjudul "JNE Bantu Dompet Kemanusiaan Media Group Salurkan Bantuan". Jalur Nugraha Ekakurir yang biasa dikenal dengan JNE yaitu salah satu instansi dalam bidang jasa pengiriman dan logistik. Kondisi dunia yang sedang tidak baik dengan adanya virus yang menyulitkan untuk berinteraksi dan membatasi ruang gerak masyarakat agar mengurangi tingkat penularan virus tersebut. JNE selaku perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman tentu tergugah dengan kondisi saat ini. Terbukti dengan JNE sebagai fasilitator pengiriman bantuan dari Dompet Kemanusiaan Media Group secara gratis yang dikirim ke seluruh pelosok tanah air.

1607074474-5fec97c08ede48372f682942.jpg
1607074474-5fec97c08ede48372f682942.jpg

Gambar 2. Ratusan mobil JNE menjalankan tugas

(Sumber: https://www.karebanusa.com/)

Selain itu melansir dari Karebanusa.com yang ditulis oleh Nanang (2020), JNE juga menggratiskan pengiriman penanganan Covid-19 yang telah mengantarkan logistic sekitar 15-20 ton yang terus berjalan hingga saat ini. Aksi kemanusiaan inilah yang dibutuhkan hingga saat ini, saling memberi dan menyantuni satu sama lain dalam segala kondisi. Seluruh masyarakat Indonesia tentu akan berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh JNE terutama para pasien dan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan virus ini, berkat bantuan pengiriman yang memudahkan logistic penanganan Covid-19 tentu telah menyelamatkan ratusan ribu hingga jutaan nyawa berharga.

Mengutip dari Tugu Jogja (2020) pada laman kumparan.com, pada situasi dan kondisi apapun berbagi merupakan salah satu hal yang tidak bise lepas dari sisi kehidupan. Seperti yang dilakukan JNE dengan menyantuni anak yatim sebagai bentuk rasa syukur dengan usia yang menginjak ke-30. Kegiatan saling memberi satu sama lain tentu juga mampu meningkatkan aspek kebahagiaan baik bagi yang memberi maupun yang menerima. Secara tidak langsung kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak JNE ini mampu memberikan pengaruh yang baik bagi kaum dhuafa penerima santunan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun