Mohon tunggu...
Mutia AH
Mutia AH Mohon Tunggu... Penyuka fiksi

Fiksi adalah petualangan tanpa batas. Menulis fiksi bukan berarti mendramatisir kehidupan, tetapi mencari hikmah dari setiap kejadian.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Fatamorgana

16 April 2020   08:27 Diperbarui: 16 April 2020   08:34 49 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Fatamorgana
Gambar Pixabay

Tangan dan kaki terus berjalan
Maju, mundur dan berputar
Mencari selarik senyum
Tersungging di puncak kesombongan

"Lihatlah aku!"
Dengan dada terbusung

Mengarungi lautan
Mendaki gunung menjulang
Berselancar hingga ke awan
Daratan sekadar pijakan

Saat matahari tenggelam
Organ tubuh melenguh
Jiwa terkapar
Lapar

Mengaduh kesakitan
Menyesal

Lenyap segala kepongahan
Lirih
Merintih perih
Mohon pengampunan

Mutia AH

Bekasi, 16 April 2020

VIDEO PILIHAN