Mohon tunggu...
Abdul Hama
Abdul Hama Mohon Tunggu... Tenaga Kesehatan - Pekerja Serabutan

Terimakasih sudah berkenan singgah. Semoga bahagia dan sehat selalu.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Lima Kripik Pasta

21 November 2021   13:44 Diperbarui: 31 Desember 2021   23:20 207 34 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Gambar dari Akin Cakiner / unsplash.com


Pengen Mandi

"Fyuh!" Gerah sekali deh, malam ini. Aku jadi pengen mandi.
Eh-
Tapi, Aku kan sudah inalilahi tadi pagi. Mana bisa aku mandikan tubuhku sendiri. :(

***

Kena Kutukan

Kedua dengkulnya tiba-tiba menggelembung hingga sebesar bola tenis. Sejenak kemudian, "duar!" meledak. Darahnya muncrat. Tempurung dalam dengkulnya mencuat dan terlepas begitu saja.

Akibatnya, ia langsung terjatuh dengan kaki yang menekuk. Seolah-olah ia sedang dipaksa bersimpuh tepat di atas kuburan ibunya yang semasa hidup telah ia telantarkan itu.

***

Nyawa Terakhir

Kucing bermata kuning itu merasa sangat bersalah atas kesadisannya membunuh dan mengunyah isi perut semua tikus penghuni rumah mewah.

Akhirnya ia memutuskan untuk menyerahkan diri ke polisi. Dan ia merelakan nyawanya yang tinggal satu itu melayang dikenai hukuman mati.

***

Hilangnya Kepala Keluarga

Sambil menangis tersedu-sedu, Bocah berwajah bundar sibuk naik-turun tangga, mencari-cari di ruang mana wanita jalang menyembunyikan kepala bapaknya.

***

Tumbal Proyek

Ia berhenti tertawa begitu melihat Dalban terpeleset dan jatuh dari scaffolding lantai lima. 

Sembari mengencangkan tali harness-nya, Ia bergidik ngeri melihat tubuh rekan kulinya itu remuk berceceran di bawah sana. Sejak saat itu ia merasa jera, tidak mau lagi bercanda ketika sedang bekerja.

***

Mohon tunggu...

Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan