Mohon tunggu...
Musfiq Fadhil
Musfiq Fadhil Mohon Tunggu... Kuli

Hi, panggil saya Abdul, saja. | Alumni S1 Kesehatan Masyarakat (K3) UNNES | Seorang Pemikir yang setiap hari memikirkanmu.

Selanjutnya

Tutup

Musik Artikel Utama

Mengurai Lagu Rap "Terserah" yang Lagi Viral

18 Mei 2020   04:45 Diperbarui: 19 Mei 2020   21:01 2766 63 23 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengurai Lagu Rap "Terserah" yang Lagi Viral
tangkapan layar dari lagu The Rap Up Indonesia - Terserah. (Youtube.com/The Rap Up Indonesia)

Dana itu terkumpul dari sumbangan rakyat, dan dari hasil lelang beberapa benda-benda. Salah satunya adalah Motor listrik Gesits milik Pakde Jokowi yang berhasil dilelang seharga 2,5 Milyar oleh seseorang asal Jambi.

Tetapi selain sukses mengumpulkan dana dari masyarakat. Konser ini juga sukses mengumpulkan banyak sekali kritik. Mungkin jika kritik-kritik itu dikumpulkan dalam satu wadah, jumlahnya bisa melebihi angka 4 Milyar dana yang dikumpulkan. hehe

Kritik yang datang dari masyarakat misalnya, tentang "BPIB digaji mahal-mahal kok ujung-ujungnya cuma jadi EO Konser doang", "lah lagi musim susah-susah begini kok malah nyanyi-nyanyi gak jelas, ah ngabisin anggaran aja!", "Dana yang terkumpul kok fokusnya disalurkan ke para pekerja seni? Padahal elemen masyarakat lain lebih membutuhkan"

Wasekjen Partai Demokrat,  Rachlan Nasidik dalam cuitan twitternya juga ikut memberi kritik, "Duit negara jangan lagi-lagi dibuang buang percuma. Lebih baik Megawati dan BPIP sarankan Jokowi batalkan pelatihan online kartu prakerja. Dan pindahkan seluruh anggarannya jadi BLT bagi rakyat miskin. Atau untuk menalangi defisit BPJS. Itu lebih membantu rakyat daripada konser,"

Penyelenggaraan Konser ini di bulan ramadan juga oleh M. Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kenegaraan dianggap menyinggung umat islam. Menurut dia, Konser ini aneh. "Di bulan Ramadhan 10 hari terakhir yang dalam keadaan normal umat Islam dianjurkan i'tikaf di Masjid, biasa shalat tarawih berjamaah, tadarus Al Qur'an. Justru kini umat harus hadir menonton konser".

Rizal juga menyatakan bahwa konser ini tidak berperikemanusiaan. "Suasana yang sedang dihadapi adalah keprihatinan. Ketika manusia mempertaruhkan kesehatan dan jiwanya di tengah wabah, masih sempat "nyanyi-nyanyi" terprogram. Tidak adil, karena hasil donasi sepenuhnya hanya diperuntukkan bagi pekerja seni dan seniman."

Lah, lalu menyikapi konser ini sikap dan opiniku bagaimana? Saya sih, sesuai lagu saja, Terserah! Nyong dudu sapa-sapa. Ribut-ribut ya monggo, Karepmu. hehe

Kemudian petikan lirik lagu terserah selanjutnya "Thamrin arena kebal corona .... kebal sekeluarga" adalah menyoroti tentang peristiwa penutupan  McD Thamrin dimana ditengah PSBB warga-warga hits dengan sepenake wudel, mengabaikan larangan untuk berkerumun. 

Mereka malah dengan "sedihnya" meratapi penutupan gerai warmik (warung makan Amerika) itu dengan kumpul sambil ngrekam lalu update status di sosmed. Kayaknya mereka "Gak Wedi" terkena covid-19 karena sudah kebal. 

Akibat dari peristiwa itu pengelola McD Thamrin didenda 10 milyar. Dan para pengerumun dan pengupdate status yang datang dalam acara tersebut terancam untuk kena hukuman menyapu jalan raya Jakarta memakai pakaian rompie berwarne oranye, biar mereka jera karena malu kali ye.

Terserah... Inyong Raurus! 

Lalu bait selanjutnya dari lirik terserah adalah tentang polemik pemerintah baik pusat maupun daerah, yang sepertinya mulai menyerah dan mengajak damai dengan si Corona, dengan kebijakan PSBB yang mulai dilonggarkan (eh, emang pernah ketat? wkw). 

Nah, akibatnya jalanan sudah mulai ramai lagi tuh dipenuhi oleh masyarakat yang mungkin sudah bosan di rumah aja. Semoga saja dengan mulai ramainya jalan, ekonomi bisa pulih lagi ya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x