Mohon tunggu...
Mario b o j a n o Sogen
Mario b o j a n o Sogen Mohon Tunggu... Penulis - Pengagum Senja | Content Creator Klikseleb.com - Pikiran Rakyat Media Network

Aku ingin menjadi seperti kunang-kunang. Dalam gelap aku terang. Dalam gelap aku bahagia.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Salam Terakhir

25 Agustus 2021   09:06 Diperbarui: 25 Agustus 2021   09:10 124 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Salam Terakhir
Dok. Pribadi

"Maaf jika egoku telah mengecewakanmu. Maukah engkau bersahabat denganku? Selamat hari kasih sayang, pujaan hatiku."

Masih sama seperti kemarin-kemarin. Hujan belum juga berhenti. Hanya dua puluh empat menit istirahat, membiarkan panas sebentar saja lalu ia kembali mengguyur dengan derasnya seolah-olah semesta rindu berat padanya.

"Dev, handphone kamu bunyi. Sudah sedari tadi."

Suara gemuruh hujan yang disertai angin benar-benar meredam suara-suara yang lain. Suara Priya juga hampir tak kedengaran, andai saja ia tak berjalan sambil berbicara tepat di depan mata Dev yang hanya diam dengan tatapan kosong memandang ke luar jendela kamar. 

Dua panggilan tak terjawab dari satu nomor yang tidak diketahui nama penggunanya. Dev hanya melihat lalu meletakkan kembali handphonenya. Ia kembali duduk dengan posisi masih sama. 

Entah apa yang ia pikirkan. Sesekali dahinya mengernyit. Mungkin saja tentang ibunya yang sedang sakit. 

Mungkin juga tentang masalah kerjanya. Atau mungkin saja dengan kekasihnya: terlalu berharap lebih yang membuat hubungan Dev dan Priya harus merenggang meskipun sudah tinggal serumah. Sama-sama merasa kecewa.

Waktu sudah hampir pukul dua belas. Dev masih sendiri. Priya belum juga pulang. Terlintas di benaknya untuk memberi kejutan pada kekasihnya itu. 

Ia mengambil lampu kelap-kelip di kamar lalu membawa serta selembar kertas dan sebatang pensil. Ia kemudian menggantungkan lampu kelap-kelip itu pada daun pintu rumah dan meletakkan kertas putih itu di lantai. Tulisannya tidak terlalu jelas dibaca karena hanya menggunakan pensil.

"Maaf jika egoku telah mengecewakanmu. Maukah engkau bersahabat denganku? Selamat hari kasih sayang, pujaan hatiku".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan