Mohon tunggu...
Murni Oktarina
Murni Oktarina Mohon Tunggu...

Lahir dan menetap di Palembang. Penulis Novel Merindumu, Novel Goodbye My Days, dan Buku Kumpulan Cerpen Penantian di Bawah Sakura

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Korban Keempat Hantu Banyu

31 Desember 2018   11:37 Diperbarui: 31 Desember 2018   11:45 470 2 2 Mohon Tunggu...
Korban Keempat Hantu Banyu
Sumber : wattpad.com

"Mayat! Tolong, ada mayat!"

Hampir saja kujatuhkan sebuah piring yang sedang kubilas saat mendengar teriakan kencang dari Pak Budi, tetanggaku. Dengan cepat kubilas beberapa piring dan sendok yang tersisa, kemudian dengan tergesa kulangkahkan kaki ke rumah Pak Budi.

Aku memandang ngeri ke arah mayat lelaki bernama Ujang tersebut sembari menutup hidungku. Ah, baunya begitu menyengat dan rasanya aku ingin muntah melihat kondisi mayat dengan kepala bagian belakang telah berlubang.

"Kita tunggu keluarga Ujang datang, kemudian baru bisa diputuskan untuk dibawa ke rumah sakit atau langsung dimandikan dan dimakamkan," ujar ayahku yang ternyata sudah berada di sini.

Sebagian orang di sana kulihat menganggukkan kepala. Sebagian lagi-apalagi para ibu, hanya mampu memandangi sang mayat dengan ketakutan.

"Untung saja anak-anak kita sudah di sekolah. Kalau tidak, mereka pasti ketakutan melihat mayat seperti ini," kata salah satu wanita kepada seorang ibu di sampingnya.

Akhirnya seusai Zuhur, Ujang pun dimakamkan. Ibunya menangis meraung-raung melihat jasad putranya yang dikebumikan.

Kematian tak wajar Ujang yang ditemukan mengapung di Sungai Musi pagi tadi sungguh menghebohkan kampungku. Ujang, lelaki berumur dua puluhan itu memang sering memancing ikan sepulang ia bekerja menjadi kuli panggul di Pasar 16. Aku pernah beberapa kali bertemu Ujang yang terlihat memancing di area pinggiran sungai dekat rumahku.

Ujang memang telah dikabarkan menghilang sejak dua hari yang lalu. Namun tak ada yang menyangka Ujang akan menjadi salah satu korban keganasan Hantu Banyu ini. Hantu Banyu atau 

Hantu Air merupakan sosok makhluk gaib yang banyak dikenal oleh masyarakat Sumatra Selatan sebagai sosok hantu ganas dan menyeramkan. Setiap tahun, sosok hantu berambut panjang ini akan meminta korban.

"Itulah kenapa dari dulu Ibu melarangmu dan adikmu berlama-lama berenang atau memancing di sungai, Mel. Hantu Banyu tidak akan melepaskan korbannya hingga ia berhasil mengisap otak dan isi kepala korban. Rambutnya yang panjang, hitam, dan tajam akan mengikat korban sampai terjatuh dan tenggelam di sungai. Ah, membayangkannya saja Ibu sudah ketakutan,"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x