Mohon tunggu...
MURDIANSYAH
MURDIANSYAH Mohon Tunggu... Guru - Guru di SMPN Satap 8 Baraka Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan.

"Jika kau diperhadapkan dengan beragam masalah, maka seduhlah kopi, cium aromanya, seruput perlahan lalu rasakanlah merdeka.”

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Tantangan dan Ancaman Sekolah Terpencil Era Milenial

10 April 2021   23:09 Diperbarui: 11 April 2021   08:16 639
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Suasana ini tentunya sangat dirasakan bagi guru yang bertempat tinggal jauh dari lokasi sekolah tempatnya mengabdi. Apalagi sekolah yang masih berstatus baru dan belum memiliki perumahan khusus guru. Tidak jarang bagi mereka yang tidak punya pilihan lain selain harus mencari tempat tinggal atau menumpang di rumah-rumah warga demi tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang guru.

Pilihan untuk menginap di lokasi sekitaran sekolah selama hari kerja dan jauh dari tempat tinggal mereka yang asli memperlihatkan pengabdian yang sesungguhnya. Terkadang ada diantaranya yang harus menyewa tempat tinggal.

Tinggal di daerah terpencil harus didasari oleh kebiasaan yang serba terbatas. Terbiasa dengan akses internet yang terbatas, memungkinkan terisolasi dari informasi dan perkembangan yang penyebarannya sangat cepat di luar.

Tinggal dan mengajar di daerah terpencil serta berinteraksi dengan masyarakat dan peserta didik memungkinkan seorang guru harus terbiasa dengan karakter lingkungan yang mungkin saja sangat jauh berbeda dengan lingkungan tempat tinggalnya yang asli.

Sebagai tenaga pendidik yang mengabdi di sekolah terpencil juga harus terbiasa dengan sarana dan prasarana yang terbatas, lingkungan sekolah yang masih terbuka lebar karena belum berpagar permanen sehingga sedikit menguras tenaga dan waktu dalam mengontrol peserta didik saat proses belajar mengajar berlangsung.

Pemandangan yang lain seperti peserta didik harus belajar di ruangan belajar dengan kapasitas over karena terbatasnya ruangan merupakan hal lazim, belajar di ruangan darurat sebagai pengganti ruangan belajar permanen juga bukan pemandangan asing, keterbatasan laboratorium, perpustakaan dan ruang guru yang harus menumpuk menjadi satu ruangan, bahkan kadang di alihkan menjadi ruang belajar peserta didik juga merupakan hal biasa.

.Peran penting tenaga pendidik

Kehadiran sekolah di tengah masyarakat dengan berbagai keterbatasan ditambah pengelolaan dan manajemen yang amburadul memunculkan citra yang buruk pula di mata masyarakat. Wibawa lembaga pendidikan yang harusnya memberikan kesan yang baik bagi masyarakat justru akan menghilangkan kepercayaan terhadap pentingnya pendidikan.

Dipandang sebelah mata dan diperlakukan layaknya tidak ada adalah hal yang menyakitkan. Dianggap nampak tapi tidak berwujud sangat sulit diterima logika. Dibanding-bandingkan dengan sekolah yang lain juga sangat memberangsang isi kepala. Ikhlas dan sabar adalah kunci yang harus diapit rapat meskipun dalam dada sesak dan berkecamuk.

Dititik inilah peran aktif dan kerja keras tenaga pendidik sangat dituntut untuk lebih banyak meluangkan waktunya menata setiap langkah strateginya menyikapi persoalan yang ada. Serta mewarnai setiap sudut tembok masalah dengan corak kreativitas yang dimilikinya.

Menghadapi peserta didik yang notabene masih didominasi oleh pemikiran apatis terhadap pentingnya pendidikan tentulah tidak mudah menemukan vaksinnya. Ditambah daerah yang mereka tempati lahir, tumbuh dan besar tertinggal jauh oleh perkembangan dibanding peserta didik yang ada diperkotaan yang segala perkembangan dapat mereka akses dengan cepat dan mudah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun