Mohon tunggu...
Mita
Mita Mohon Tunggu... -

Just share my thoughts

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Dari Karhutla, RUU KPK, dan RKUHP Menjadi Drama Pemersatu Bangsa

26 September 2019   08:10 Diperbarui: 27 September 2019   09:47 99 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dari Karhutla, RUU KPK, dan RKUHP Menjadi Drama Pemersatu Bangsa
tirto.id

Dan terjadi lagi..kisah lama yang terulang kembali.... Ini deja vu atau enggak ya? Melihat foto si Bapak yang tertunduk prihatin di atas lahan hutan yang terbakar, sepertinya dulu persis pernah lihat kaya gini juga.

Duh, jadi ingat beberapa bulan yang lalu pada saat debat preseiden kedua mengenai tema energi dan pangan, SDA, dan lingkungan hidup serta infraskruktur, beliau mengatakan dalam tiga tahun terakhir tidak ada kebakaran hutan di Indonesia, padahal di tahun-tahun masa pemerintahannya itu terjadi kasus-kasus kebakaran hutan. 

Bisa cek di sini.

Mungkin dia lupa, tapi ga mungkin lupa wong sempet foto juga di lokasi, atau mungkin waktu itu pas lagi kampanye, kalau kata selorohan jaman sekarang sa.. ae..

Sudah lah yang penting kita dukung pemerintah menyelesaikan masalah karhutla ini tapi saya bingung lagi nih, yang kebakaran hutan tapi kenapa KPK yang dipadamkan? Terus hutan yang kebakaran kenapa mahasiswa yang disiram. Hmm apa hubungannya yaa. Mending water canon nya dipindahin aja ke tempat kebakaran hutan.

Katanya jangan salahin semuanya ke pemerintah. Dan kamu sendiri sudah berbuat apa ? Iyaa gak menyalahkan kok tapi cuma tunggu gregetnya ajaaa. Actionnya, bukan fotonya. Lagipula apalah kami rakyat yang hanya butiran deterjen sekali bilas langsung hilang.

Kami juga takut kena pasal penghinaan presiden, pasal 218  RKUHP sama pasal 167 RKUHP tentang makar yang mungkin nanti akan timbul multitafsir. Dan terjadi lagi... kisah lama yang terulang kembali... tuh kan jadi nyanyi lagi gara-gara kayanya pernah ngerasain lagi seperti mirip jaman orde baru yang membungkan kritik.

Sudahlah... katanya kita jangan berburuk sangka sama pemerintah. Katanya peduli amat sama politik. Ngapain dipikirin toh ga ngaruh juga buat kehidupanmu.

Iyasihh tapi boleh lah kritis... apalagi banyak peraturan baru nih yang ngurusin segala hal kehidupan masyarakat. Mulai dari pasal santet, gelandangan di denda satu juta, larangan aborsi, LGBT, pasal memelihara hewan, hukum adat, sampe buffalo get together alias kumpul kebo. Apaan lagi ini woy. Ngasal banget.

Mau bikin pasal karet kaya yang udah-udah yaitu pasal 27 ayat 3 undang-undang ITE melarang setiap orang dengan sengaja mendistribusikan dan atau menstransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencermaran nama baik.

Pasal tersebut juga bisa digunakan dengan mudah untuk menjerat orang dengan alasan pencemaran nama baik. Lalu bagaimana jika ada customer complain namun tak diindahkan kemudian curhat di internet dan tiba-tiba malah dilaporkan seperti kasus yang terjadi pada Acho vs Apartement Green Pramuka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x