Mohon tunggu...
Murad Maulana
Murad Maulana Mohon Tunggu...

Seorang Pustakawan Blogger. - Blog pribadinya di www.muradmaulana.com

Selanjutnya

Tutup

Catatan Artikel Utama

Buang Sampah Sembarangan, Disumpahin Mati

8 Mei 2015   11:43 Diperbarui: 17 Juni 2015   07:15 0 0 0 Mohon Tunggu...
Buang Sampah Sembarangan, Disumpahin Mati
Spanduk Sampah di Parkiran Motor Stasiun Sudimara

Kalau anda yang terbiasa menaiki KRL dari stasiun Sudimara, cobalah sesekali perhatikan spanduk yang ada di depan tempat parkiran motor yang dekat dengan lapangan bola. Disana tertulis jelas siapa yang buang sampah sembarangan didaerah situ, maka di sumpahin agar cepat mati. Mungkin ini bentuk komunikasi tertulis lewat spanduk yang sudah kesal karena banyak yang membuang sampah disitu. Akibatnya banyak tumpukan sampah.

[caption id="attachment_364903" align="aligncenter" width="700" caption="Spanduk Sampah di Parkiran Motor Stasiun Sudimara"][/caption] Saya sendiri pernah mempunyai pengalaman dikampung. Ada tanah nenekku yang dipenuhi dengan tanaman bambu. Oleh warga sekitar justru malah dijadikan tempat pembuangan sampah. Padahal tanah tersebut, tanah yang jelas-jeals ada pemiliknya dan sering dikunjungi. Jadi bukanlah semacam tanah kosong tak berpenghuni. Secara pribadi saya merasakan dan memahami dengan isi panduk yang menyumpahi si pembuang sampah agar cepat mati. Kemungkinan karena sudah kesal memuncak  dan berulangkali sudah ada tulisan "dilarang membuang sampah disini", namun tetap tidak dihiraukan. Akibatnya keluarlah spanduk ekstrim tersebut. Kira-kira setelah ada tulisan itu, bagaimana ya perasaan si pembuang sampah?  Takutkah? Sadar? atau tak peduli? Kalau sekedar takut dan tak peduli, maka sangat jelas si pembuang sampah memang orang yang tak berakhlak. Namun sebaliknya, jika sadar, maka si pembuang sampah benar-benar orang yang terbuka hatinya dalam menerima kebaikan. Tipe orang seperti ini yang sejatinya akan bahagia kelak.