Mohon tunggu...
Ika Mulya
Ika Mulya Mohon Tunggu... Penulis - Melarung Jejak Kisah

Pemintal Aksara

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Octrouble

17 Oktober 2021   15:41 Diperbarui: 17 Oktober 2021   15:43 3662
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sekarang tanggal satu Oktober.

Tidak seperti yang sudah-sudah, di pertemuan kali ini Kinanti datang lebih dulu. Wajahnya tampak sembab. Jejak tangis masih membekas jelas di kedua mata.

Ya Tuhan, kumohon belas kasih-Mu untuk Kinanti. Setidaknya, satu kali saja. Oktober tahun ini.

"Aku menikah di bulan Oktober. Kau ingat?" Katanya tanpa berbasa-basi ini dan itu. Tanpa menungguku bertanya apa yang telah terjadi.

"Tentu saja. Dua hari setelah ulang tahunmu."

"Semua bencana bermula di hari itu. Dua puluh dua Oktober."

Ingin sekali kubungkam mulut Kinanti dan menghardiknya. Cukup, Kin! Cukup! Aku sudah hafal kisahmu dan apa yang bakal terjadi pada hati ini setiap kau merincinya lagi! Aku ikut meremah, Kin! Lebih halus dari butiran debu.

"Bukan salah Oktober."

"Ya. Semua salahku sendiri."

Suaranya pelan dan hampir-hampir tak terdengar. Membuatku menyesal telah berkata seperti tadi.

"Aku pernah jadi sasaran tendang dan tinju di rumahku sendiri. Oleh suamiku sendiri. Itu juga terjadi di bulan Oktober."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun