Mohon tunggu...
Mukhlis
Mukhlis Mohon Tunggu... Guru - Guru SMA Negeri 1 Lhokseumawe

Penulis Buku: Teknik Penulisan Puisi, Teori, Aplikasi dan Pendekatan , Sastra, Pendidikan dan Budaya dalam Esai, Antologi Puisi: Lukisan Retak, Kupinjam Resahmu, dan Kutitip Rinridu Lewat Angin. Pemimpin Redaksi Jurnal Aceh Edukasi IGI Wilayah Aceh dan Owner Sastrapuna.Com . Saat ini Bertugas sebagai Guru SMA Negeri 1 Lhokseumawe

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Kujaring Namamu

5 Maret 2024   09:30 Diperbarui: 5 Maret 2024   09:39 239
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: Pixabay 


Entah kapan jantung ini berhenti menabuh rindu
Riak kecil telah mengusik malamku
Di ruang sempit kita berhimpitan meramu rindu
Lipatan masa  menghadang rasa


Entahlah...
Entah kapan jurang waktu harus membeku
Sepi- sepi bernyanyi mendendangkan kisah
Resah menjalari  jiwa menjaring  rasa


Ah....
Kugiring malam menuju pagi
Kupikir rindu terburu pergi
Pada patahan mentari namamu menari

Baca juga: Hakikat Puisi


Ah....
Sepi menggigil menikam kalbu
Semilir angin membisik kehangatan


Ah....
Matahari  mendaki siang menuruni senja
Rindu dan resah  menganggu jiwa
Kusimpan diri di pinggang sepi


Aku bagai terdakwa di pesakitan kalbu
Ribuan tanya membelit kasus  merindu

Baca juga: Puisi: Kau


Ah....
Rindu,resah dan kesah mendedah jiwa
Kuasah dendam rindu di bawah jembatan cinta


Lhokseumawe, 5 Maret  2024

Baca juga: Puisi: Debu

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun