Mohon tunggu...
Muhammad Yusuf Ansori
Muhammad Yusuf Ansori Mohon Tunggu... Petani - Mari berkontribusi untuk negeri.

Bertani, Beternak, Menulis dan Menggambar Menjadi Keseharian

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Studio di Rumah, Hanya Saat Wabah atau Tren yang Berubah?

17 Mei 2020   05:33 Diperbarui: 17 Mei 2020   16:55 454
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Situasi Komedi (Sitkom) yang syuting di studio ditiru oleh sinetron yang biasanya di luar ruangan. (Foto: line.id)

Beberapa waktu lalu, saya nonton konser Gigi di TV. Terasa aneh, karena digelar tanpa penonton. Tapi, semalam saya nonton konser amal eh ternyata dari rumah nyaman juga dimata dan telinga.

***



Konser musik dari rumah hingga syuting sinetron di studio saja sudah menjadi hal lumrah ketika wabah. Meskipun pagelaran musik dan acara diluar ruangan tidak diperkenankan, para pelaku industri hiburan menyiasati "jualannya" dari studio mini di rumah-rumah.

Kalau biasanya para Youtuber bermodal kecil yang syuting di studio rumahan, malahan sekarang para artis besar pun "terpaksa" menggelar acara dengan "apa adanya".

Mereka, sekilas nampak seperti selebriti media sosial yang tak punya modal. Dari Yura Yunita hingga John Bonjovi, menggelar konser mini di rumah sendiri demi mengusir rasa sepi dikala pandemi.

Tapi, studio mini di rumah itu nampaknya akan menjadi tren yang berlanjut seiring kecanggihan teknologi.

Perusahaan media besar _yang bermodal besar_ pun  harus berhadapan langsung dengan selebriti independen dalam perebutan jumlah penonton.

Orang-orang kreatif, saat ini, nampaknya tidak khawatir dengan kendala biaya untuk membesarkan namanya di jagat hiburan dalam dan luar negeri.

Menjadi musisi hingga membuat animasi  sudah bisa dilakukan dari jarak jauh. Untuk berkalobarasi, asalkan masih ada jaringan maka tranmisi bisa dilakukan.

Memang, hingar bingar studio ukuran besar akan tetap ada. Dan itu masih disesaki penggemar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun