Mohon tunggu...
Muhammad Ghulam
Muhammad Ghulam Mohon Tunggu... Mahasiswa Ekonomi Islam FEB Unpad

Jelajahilah ruang kata-kata dan temukan keajaiban di dalamnya

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"The Founder", Di Balik Kesuksesan McDonald's

12 Mei 2020   17:19 Diperbarui: 14 Mei 2020   16:48 1300 4 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"The Founder", Di Balik Kesuksesan McDonald's
dafunda.com

Baru-baru ini, sempat ramai diperbincangakan berita mengenai penutupan McDonald's Sarinah, McDonald's pertama di Indonesia. Dari situ, saya pun menjadi teringat akan sebuah film yang pernah saya tonton. Film yang sangat berhubungan sekali dengan restoran McDonald's yaitu "The Founder".

Film The Founder adalah sebuah film yang diangkat dari kisah nyata, rilis pada tahun 2016. Film ini berlatar di negara Amerika pada tahun 1940-1960 an. 

Film ini bercerita mengenai sejarah perkembangan salah satu  restoran cepat saji yang terkenal di dunia, yaitu McDonald's. Di film ini diceritakan bagaimana McDonald's berkembang mulai dari nol sampai sukses hingga ke lingkup nasional bahkan mancanegara.

Awal kisah bermula dari seorang pria bernama Ray kroc (Michael Keaton), seorang salesman mesin pembuat milkshake dari Illinois. Dia selalu pindah dari satu restoran ke restoran lain demi menawarkan produknya ke pemilik restoran-restoran tersebut. Namun sayang, produk yang ditawarkannya seringkali mendapat penolakan. 

Tapi bukan Kroc namanya, bila ia patah semangat. Kroc adalah pekerja yang gigih. Ia adalah seseorang yang berpikiran revolusioner. Kemampuan bicaranya sangat cakap. Dan kebiasaan menarik yang dimilikinya yaitu ketika sebelum Kroc tidur, ia selalu memutar dan mendengarkan piringan hitam yang berisi audio kata-kata motivasi.

Hingga pada suatu hari, Kroc mendapatkan pesanan yang mengharuskannya untuk mengantarkan enam buah mesin pembuat milkshake-nya ke sebuah restoran di daerah San Bernardino. 

Dari sinilah takdir mempertemukan Kroc dengan Dick (Nick Offerman) dan Mac (John Carroll Lynch) McDonald, dua bersaudara pemilik restoran yang nantinya akan berkembang menjadi restoran cepat saji terbesar di dunia, McDonald's.

Sesampainya di restoran tersebut, Kroc melihat ramai sekali orang yang datang dan membeli makanan di McDonald's. Dan Kroc pun memutuskan untuk mencoba membeli makanan di restoran itu. 

Dari proses membeli itulah, Kroc pun menemukan sesuatu yang tak biasa pada McDonald's. McDonald's pikirnya hanyalah sebuah restoran biasa yang menjual makanan seperti burger, kentang goreng, dan softdrink pada umumnya. Tapi, yang membuat McDonald's berbeda dari restoran lainnya dan membuat Kroc kagum adalah dari segi pelayanan dan penyajiannya. 

Di saat restoran lain membutuhkan 20-30 menit untuk menyajikan makanan kepada pelanggannya, McDonald's hanya butuh 30 detik dan makanan sudah siap di tangan pelanggan. 

Di saat restoran lain hanya memperkenankan kepada pelanggannya untuk makan langsung di tempat saja, McDonald's menyediakan sistem take away, makanan dan minuman kita bisa dibawa pulang dengan kemasan yang praktis. Jadi, kita bisa menikmati makanan dan minuman kita, dimana pun dan kapan pun kita mau, tanpa perlu repot-repot. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x