Mohon tunggu...
Muhammad Daryal Aufhar
Muhammad Daryal Aufhar Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Airlangga

saya suka membahas topik tentang ekonomi

Selanjutnya

Tutup

Cryptocurrency

Analisis Cryptocurrency terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

16 Juni 2022   01:39 Diperbarui: 16 Juni 2022   03:41 278 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Cryptocurrency. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Zaman yang modern saat ini merupakan dampak dari adanya globalisasi yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi dimana-mana dan dipergunakan hampir untuk semua kegiatan. Saat ini uang virtual yakni biasa dikenal sebagai uang kripto atau cryptocurrency juga tengah marak dengan salah satu jenis kripto yang cukup terkenal yakni bitcoin

Namun, di Indonesia sendiri penggunaan uang kripto masih dilarang dan bersifat illegal walaupun sudah banyak yang menggunakannya saat ini. 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan cryptocurrency terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan menggunakan metode analisis studi pustaka berdasarkan sumber yang berasal dari jurnal, buku dan artikel ilmiah. 

Hasil yang diperoleh adalah terdapat peningkatan penggunaan cryptocurrency yang tinggi sepanjang tahun 2020 dan 2021 yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi berdampak baik karena cryptocurrency mengimplementasikan empat konsep sekaligus yakni transaksi, investasi, mining perdagangan.

Saat ini untuk dapat melakukan kegiatan perekonomian uang merupakan alat pembayaran yang sah dan telah digunakan di semua tempat baik di luar negeri maupun didalam negeri. Alat transaksi dengan menggunakan uang saat ini sudah banyak dilakukan. Uang disebut juga sebagai darah dari perekonomian.

Karena segala kegiatan ekonomi pada masyarakat modern seperti melakukan jual beli, mneyewa, kegiatan ekspor dan impor tentunya menggunakan uang untuk memperlancar kegiatan dalam mencapai tujuan tertentu.

Pada masyarakat modern saat ini juga kita ketahui bersama bahwa globalisasi tidak henti-hentinya terus menerjang kehidupan sehari-hari baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak dari globalisasi yang dapat dirasakan adalah pada bidag perekenomian. 

Salah satu contoh yang sudah terjadi dan sudah disebutkan diatas yakni perubahan dalam menggunakan alat transaksi pembayaran dimana pada jaman dahulu menggunakan barter namun saat ini menggunakan uang. Tidak sampai situ saja, saat ini dampak dari globalisasi juga terus terjadi dimana melakukan pembayaran sekarang ini dapat dengan mudah dan praktis dengan memanfaatkan teknologi.

Pemanfaatan teknologi dalam hal alat tukar yang berkembang terjadi pada kegiatan e-commerce yang sedang marak saat ini. Kegiatan jual beli baik barang atau jasa tidak dengan bertatap muka melainkan bertatap maya dan terjadinya hal tersebut tentunya memanfaatkan jaringan digital untuk mengoperasikannya. 

Maraknya penggunaan e-commerce dapat dibuktikan pada informasi yang diberikan oleh (Lidwina & Bayu, 2021) dalam databoks katadata berdasarkan survei yang dilakukan oleh We Are Social pada bulan April 2021 dimana Indonesia berada peringkat pertama sebagai pengguna internet yang menggunakan pelayanan di e-commerce yakni sebanyak 88,1% kemudian disusul oleh Inggris sebanyak 86,9% pengguna internet dengan pemakaian e-commerce

Filipina dengan 86,2%, Thailand dan Malaysia sebanyak 85%, Jerman, Irlandia dan juga Korea Selatan mencapai 84% pengguna internet yang menggunakan e-commerce dan negara Italia serta Polandia yang menduduki peringkat terakhir dalam penggunaan e-commerce yakni sebesar 82,9%.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cryptocurrency Selengkapnya
Lihat Cryptocurrency Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan