Mohon tunggu...
Muhammad Baqo
Muhammad Baqo Mohon Tunggu... Menulislah maka kita saling mengerti

Penulis biasa yang ingin jadi luar biasa

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sepotong Roti Basi

21 Januari 2020   15:49 Diperbarui: 21 Januari 2020   16:53 34 0 0 Mohon Tunggu...

Sejajarlah sang raja panas di atas ubun-ubun

Mata tak menangis, hanya saja bercucur keringat di pipi,

di tembok teduh, di kolong gorong-gorong

Aduh, sialan! surat kabarnya sedikit basah

Belum terjual selembar pun dari pagi buta tadi

Ditambah headline-headline-nya mulai basi

Lapar mulai menagih

Untung aku sudah potong separuh roti pagi, untuk siang ini

Akan kusantap perlahan agar liurku sedikit terjadi aliran

Jangan tergesa-gesa untuk habis wahai sepotong roti basi

Biarkan rubrik serba-serbi menemani makan siang ini, bersemayam di otakku yang sepi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x