Mohon tunggu...
Muhammad Anang Setiawan
Muhammad Anang Setiawan Mohon Tunggu... Desainer - Santri yang suka menulis, fotografi, dan multimedia

Selamanya kita Santri...

Selanjutnya

Tutup

Digital Pilihan

Waspadalah! Para Hacker Sedang Mengintai Kamu yang Lengah Saat WFH

31 Oktober 2020   14:12 Diperbarui: 8 November 2020   22:54 10815 8 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Waspadalah! Para Hacker Sedang Mengintai Kamu yang Lengah Saat WFH
Ilustrasi: Insights.dice.com

Pandemi Covid-19 telah mengubah pola hidup manusia hampir di seluruh dunia. Salah satunya adalah cara manusia bekerja. Demi meminimalisir jumlah penyebaran kasus Covid-19, sejumlah instansi pemerintah maupun swasta menerapkan sistem Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) agar perusahaan tetap produktif. 

Sistem WFH banyak diterapkan pada instansi pemerintah/swasta yang bergerak di bidang teknologi informasi. Umumnya pekerja di instansi tersebut akan menggunakan sistem remote untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.

Namun menggunakan sistem remote ketika WFH ternyata memiliki celah yang dapat dieksploitasi oleh para hacker. Menggunakan sistem remote selama WFH artinya akan lebih banyak ketergantungan terhadap koneksi digital

Pemerintah Indonesia misalnya. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020-2021, pemerintah memberikan subsidi kuota internet gratis kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama pandemi. Mereka yang normalnya menyelesaikan tugas secara konvensional harus beralih dan belajar menggunakan teknologi digital.

Statistik Serangan Hacker selama Pandemi 

Laporan dari Divisi Siber FBI menyebutkan bahwa serangan siber selama pandemi mencapai angka 4.000 aduan per hari. Angka tersebut meningkat drastis 400% dari kondisi normal (sebelum pandemi). Interpol turut menambahkan bahwa mayoritas dari serangan tersebut mengarah ke perusahaan besar, pemerintah, dan sektor medis. 

Namun angka di atas belum apa-apa jika dibandingkan dengan laporan dari Microsoft. Selama pandemi, raksasa piranti lunak tersebut melaporkan kejahatan dunia maya yang terjadi di Amerika Serikat saja mampu menembus angka 20.000-30.000 per hari. Sebagian besar kejahatan berupa phising dan social engineering yang digunakan hacker untuk mendapatkan akses ke sistem komputer korban. 

Pakar cyber counter-terrorism sekaligus founder MonsterCloud, Zohar Pinhasi, juga melaporkan hasil temuan serangan ransomware naik hingga 800% selama pandemi.

Mencari Keuntungan

Ilustrasi: blog.emsisoft.com
Ilustrasi: blog.emsisoft.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x