Mohon tunggu...
Muhammad Alvin Materu
Muhammad Alvin Materu Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa Administrasi Publik Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Semoga Bermanfaat

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Problem Etika dalam Pengembangan dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan

2 Agustus 2021   00:02 Diperbarui: 2 Agustus 2021   00:05 59 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Problem Etika dalam Pengembangan dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Pertumbuhan ilmu pengetahuan yang begitu pesat ialah bagian dari ekspedisi panjang sejarah peradaban manusia dari masa pra modern hingga masa canggih berusia ini. 

Terdapatnya pertumbuhan teori hayati modern yang begitu pesat untuk sebagian golongan, semenjak lama sudah diprediksi hendak memunculkan problem- problem baru. 

Tidak hanya ditatap selaku sesuatu prestasi, tidak tidak sering pula menimbulkan permasalahan baru ialah permasalahan yang berkaitan dengan etika. Kloning, rekombinasi DNA, transfer embrio( ET) serta fertilisasi in vitro( IVF) sangat membolehkan mengendalikan proses kehidupan, tetapi bawa pertanggungjawaban baru terhadap warga, sehingga butuh kehati- hatian dalam mengaplikasikannya. 

Penyelenggaraan Simposium Internasional" Epistemologi Islam serta Problem Etika dalam Pengembangan Dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan" ialah salah satu aktivitas buat merealisasikan misi PII MKU UAI. 

Simposium internasional ini bertujuan buat memperkokoh komitmen di golongan para sarjana muslim dalam mencari titik temu pesan wahyu dalam kitab suci dengan penemuan saintifik ilmu pengetahuan modern. 

Kegiatan ini dihadiri oleh golongan akademisi dari bermacam bidang keilmuan baik dalam serta luar negara. Simposium Internasional ini berlangsung di Universitas Angkatan laut(AL) Azhar Indonesia pada hari Selasa, 30 Oktober 2018 di Auditorium UAI lantai 3 ini dihadiri oleh sebagian narasumber semacam Mr. Profesor. 

Pakon Priakon,( The Halal Center-- Chulalongkorn University-- Thailand), Profesor. Dokter. Irwandi Jaswir,( Dir. INHART IIUM-- Malaysia) yang mengantarkan topik" Integration of Knowledge, Bio Ethics and Halal Industry", Hidayat Yorianta Sasaerila, Ph. D dengan topik" Biotechnology in the 21st century: The role of Islamic Morality and Ethics to the Future of Mankind.", Kamaluddin Zarkasie, DVM., PhD.( Director of IPB- Shigeta Animal Pharmaceuticals Inc.) yang hendak menarangkan banyak menimpa" Bioethics Problem on the Processing of Vaccine Production". 

Simposium ini betujuan buat jadi wadah para ilmuan buat silih bertukar benak serta mencari pemecahan atas banyaknya kasus sains serta agama islam, spesialnya di Indonesia. Semacam contohnya kasus vaksin yang belum terlabel halal, tetapi sering digunakan oleh segala warga Indonesia yang kebanyakan beragama muslim." 

Salah satu tujuan diadakan Simposium ini merupakan selaku wujud mencari pemecahan gimana permasalahan etika serta permasalahan halal wajib terus dilindungi oleh agama islam, sehingga kita bisa menciptakan suatu konsep temuan pada Simposium ini serta bisa ditemui pemecahan buat permasalahan halal serta islam." ucap dia kala wawancara ditengah kegiatan. 

Memandang permasalahan vaksin yang pernah dikira darurat ini, menegaskan kembali kalau keilmuan di Indonesia, spesialnya sarjana muslim saat ini benar benar wajib melaksanakan studi yang mendalam supaya bisa siaga disetiap kondisi. 

Lewat simposium ini diharapkan partisipasi dari para sarjana muslim pada bidang bioteknologi spesialnya, dan sarjana muslim dari bermacam disiplin ilmu buat berbagi pengalaman dalam meningkatkan teori ilmu pengetahuan di bidang tiap- tiap yang terintegrasi serta selaras dengan mindset keilmuan Islam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x