Mohon tunggu...
muhammad ghozali
muhammad ghozali Mohon Tunggu... mahasiswa KPI

mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Tetap Perhatikan Etika, walau Terlanjur Nyaman Kuliah Daring

22 Maret 2021   07:55 Diperbarui: 22 Maret 2021   08:03 82 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tetap Perhatikan Etika, walau Terlanjur Nyaman Kuliah Daring
perkuliahan daring/dokpri

Covid 19 masih mewabahi Indonesia hingga saat ini, tak terasa sudah satu tahun lamanya. Akibat dari covid 19 membuat segala kegiatan yang dulu nya dilakukan secara offline sekarang berubah menjadi serba online, mulai dari bekerja, aktivitas sehari hari, beribadah, bahkan pendidikan. Banyak sekali yang berubah akibat pandemic ini salah satunya ialah pendidikan, hal itu membuat pola kegiatan belajar mengajar mengalami banyak sekali perubahan, mulai dari tingkat dasar (SD) hingga tingkat perguruan tinggi (perkuliahan), yang mana sistemnya diubah mengikuti keadaan.

Di masa covid 19 ini system perkuliahan memiliki konsep tersendiri dalam proses pembelajaran yang mana menggunakan platform seperti zoom, Microsoft Team, Google Meet, dan lain sebagainya. Salah satu perguruan tinggi di jogja yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menerapkan perkuliahan secara daring. Yang mana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pun memiliki platform seperti myklass dan juga Big Blue Button (BBB).

Ketika melaksanakan kuliah secara daring, dosen tidak dapat melihat keseriusan mahasiswanya ketika mengikuti perkuliahan. Maka dari itu perlu adanya penerapan etika atau adab ketika mengikuti perkuliahan daring. Seperti perkataan seorang ulama "pelajarilah adab dahulu sebelum mempelajari suatu ilmu". Yang mana adab atau etika itu berkaitan dengan tatacara hidup yang baik.

Etika pertama yang dapat dilakukan mahasiswa ketika mengikuti kuliah daring yaitu hadir minimal 10 menit sebelum perkuliahan dimulai. Seperti yang kita ketahui kebanyakan mahasiswa sering telat masuk perkuliahan daring. Mulai dari yang telat 10 menit, 30 menit, bahkan ada yang sudah mau selesai baru bergabung dalam perkuliahan. Hal ini sudah menjadi kebiasaan mahasiswa sebelum pandemic sehingga ketika pandemic covid 19 pun mahasiswa masih sering telat dalam perkuliahan daring.

Kedua, menghidupkan kamera ketika mengikuti perkuliahan daring. Dengan mengaktifkan fitur kamera dosen tahu bahwa mahasiswa tersebut menghormatinya dan memperhatikan dosen nya yang sedang menjelaskan materi. Jika tidak dapat menhidupkan kamera hendaknya memberitahu dosen yang bersangkutan. Akan tetapi kebanyakan mahasiswa tidak mengaktifkan fitur kamera ketika perkuliahan daring, sehingga banyak dari kalangan dosen yang menjadikan hal ini yaitu mengaktifkan fitur kaera sebagai peraturan yang wajib ditaati, jika tidak maka mahasiswa akan dikeluarkan dari perkuliahan online.

Ketiga, menggunakan pakain yang sopan dan rapih. Jangan memakai kaos atau pakaian yang tidak diperkenankan. Seperti halnya perkuliahan secara offline, yang mana mahasiswa mengerti bahwa harus berpakaian rapih dan sopan. Sama halnya dengan perkuliahan daring, mahasiswa diharuskan untuk memakai pakaian yang rapih dan sopan. Anggaplah perkuliahan daring sama dengan perkuliahan tatap muka. Jangan sampai gara gara kita kuliah di rumah kita memakai pakaian layaknya di rumah atau pakaian santai.

Ke empat, mematikan mikrofon jika tidak digunakan. Selalu matikan mikrofon jika tidak digunakan, hal tersebut guna mejaga suasana perkuliahan tetap kondusif ketika sedang berlangsung. Karena kebanyakan mahasiswa masih sering menyalakan mikrofon sehingga mengganggu konsentrasi dan juga focus dari mahasiswa lain yang sedang memperhatikan materi dari dosen.

Itulah 4 etika penting yang harus selalu diperhatikan mahasiwa ketika mengikuti perkuliahan online. Semoga pandemic ini segera berakhir sehingga kita dapat kembali melakukan perkuliahan secara offline tidak terus secara daring.

Ditulis oleh

Muhammad Ghozali

Mahasiswa komunikasi penyiaran islam universitas muhammadiyah yogyakarta

VIDEO PILIHAN