Mohon tunggu...
Muhammad Andi Firmansyah
Muhammad Andi Firmansyah Mohon Tunggu... Pelajar

Kekacauan dalam diri melahirkan bintang yang menari.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Ia yang Duduk

9 April 2021   08:13 Diperbarui: 9 April 2021   08:21 77 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Ia yang Duduk
Ilustrasi via iphincow.com

Ia yang duduk, pelik
Mengintai anjing hitam di tong sampah
Mengulik apa-apa, jasad nasi
Rasa laparnya belum dilunasi.

Ia yang duduk, bergulat
Jiwa terjepit batas pikiran
Sepatu koyak ketika hujan
Kerah mencekik leher, menahan.

Ia yang duduk, kaku
Mengenakan arloji yang mati
Rambut habis tanpa topi
Tersenyum ringkih bersama api.

Ia yang duduk, bahagia
Kehilangan bayang-bayang dalam api
Mencari kehangatan dari korek api
Spirit hidup berapi-api.

Ia yang duduk, terpejam
Perlahan tidur terlentang
Teringat masa kecil, terisak
Ia yang tak punya ulang tahun.

Harapan terbang bersama diptera
Harum semerbak mengundang lintah
Para nyamuk mulai berdesing
Si anak panah melesat curam.

Mawar kehilangan duri, dirampok
Ia yang mungil terjerembap
Orang dewasa jatuh, menangis
Ia yang terlentang melihat Tuhan.

Ia berpeluh sakit atau malu
Segera membayar dari apa yang tak ia punya
Waktu, berhenti?
Mati, iya?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
9 April 2021