Mohon tunggu...
Izza Alvarez
Izza Alvarez Mohon Tunggu... Pelajar

Selagi kita mau berusaha dan berkarya untuk menentukan masa depan kita, tidak akan ada kata "Tidak bisa"

Selanjutnya

Tutup

Bola

Juventini Forever

16 Oktober 2019   21:26 Diperbarui: 16 Oktober 2019   21:32 0 2 0 Mohon Tunggu...
Juventini Forever
dok.istimewa

JUVENTINI FOREVER

Rata-rata penggemar sepakbola dari Indonesia yang hidup antara tahun 1990-2010 an akan begitu mengidolakan dan menyukai klub-klub dari jagat persepakbolaan Italia. Karena memang pada waktu itu Lega Calcio Serie A Italia adalah liga yang paling unggul dari pada lima liga top Eropa lainnya, sehingga banyak orang menyukai sepakbola Italia. 

Hal itu bisa dilihat dari gaya permainan sepakbola Italia yang cenderung seru, dengan melibatkan klub-klub hebat yang tergabung dalam il sette magnifico, antara lain : Juventus, Internazionale, AC Milan, SS Lazio, AS Roma, Fiorentina, dan Parma. 

Dan hampir semua tifosi (julukan supporter dalam Bahasa Italia) serie a dari Indonesia juga mengidolakan tim nasional Italia. Kejayaan pesepakbolaan Italia juga memberi sentuhan magis maha dahsyat bagi seantreo jagat pesepakbolaan dunia, termasuk negeri kita Indonesia.

Hampir semua tifosi serie a yang ada di Indonesia telah membuat wadah keorganisasian fans club, agar semua penggemar pesepakbolaan Italia yang ada di Indonesia juga dapat merasakan rasa kekeluargaan yang ada dalam keorganisasian fans club Italia yang banyak tersebar di hampir seluruh penjuru kota di Indonesia, contohnya : Juventus Club Indonesia (JCI), Inter Club Indonesia (ICI), Milanisti Indonesia (MI), Laziale Indonesia, Roma Club Indonesia (RCI), Viola Club Indonesia (VCI), dan Parmagiani Club Indonesia (PCI).

Begitupun dengan kisahku, aku adalah seorang Juventini (alias sebutan fans Juventus) dari kecil, karena memang aku menyukai karakter permainan dari klub raksasa asal Italia ini. Bagaimana tidak, klub ini telah melahirkan beberapa pemain kelas dunia yang mendapatkan penghargaan dari tanah italia sendiri, tingkat UEFA maupun tingkat FIFA. 

Aku begitu mengidolakan klub ini karena salah satu pemainnya yang sangat terkenal di dunia, siapa lagi kalau bukan Alessandro Del Piero. Alessandro Del Piero merupakan salah satu legenda dari klub yang lahir pada November 1897 ini. 

Juventus adalah satu-satunya klub Italia yang mampu menjadi juara liga Italia atau yang biasa dikenal dengan kata "scudetto" secara 8 kali beruntun, perjuangannya dimulai dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2019. Musuh abadi Juventus adalah Internazionale Milan, yang mana klub tersebut bermarkas di stadion Giuseppe Meazza di kota Milan. Dan pertandingan antara Juventus versus inter biasa dikenal dengan sebutan "Derby D'Italia". 

Derby D'Italia adalah istilah yang diberikan seorang jurnalis olahraga terkeal di zamannya yang berasal dari daerah Pavia, yang bernama Gianni Brera. Pada tahun 1967, istilah ini mulai dikenalkan kepada publik karena memang pada saat itu, hanya Juventus dan Inter sajalah yang berhasil mendominasi di timnas Italia selama beberapa periode. 

Dan karena timnas Italia banyak didominasi oleh pemain-pemain yang berasal dari kedua klub tersebut. Akhirnya, Gianni Brera membuat istiah "Derby D'Italia" untuk setiap pertandingan yang mempertemukan antara kedua klub tersebut di lapangan.

Meskipun Juventus hanya 2 kali menjadi juara Uefa Champions League, tepatnya di tahun 1985 dan 1996 dari 9 kali masuk final, tapi rasa cintaku pada Juventus tidak dapat dielakkan. Aku merasa lebih mencintai Juventus setelah mendengar kutipan dari salah satu legenda Juventus yang bernama Zinedin Zidane, ia pernah mengatakan "Mencintai Juventus itu sulit, tapi sekali anda mencintai Juventus, maka anda akan menjadi juventino selamanya". Ketika usiaku mulai beranjak dewasa, aku semakin mencintai Juventus, hal itu bisa dilihat dari koleksi jersey Juventus milikku yang sudah tak terhitung entah berapa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2