Mohon tunggu...
Muhamad Reva
Muhamad Reva Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Universitas Mercu Buana

Muhamad Reva (43221010152) S1 Akuntansi Dosen Pengampu : Apollo, Prof. Dr, M.Si.Ak

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Berpikir Positif

26 September 2022   23:07 Diperbarui: 1 Oktober 2022   21:19 110 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Nim : 43221010152

Nama : Muhamad Reva 

Nama Dosen Pengampu : Apollo, Prof. Dr, M.Si.Ak

Universitas Mercu Buana 

Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi Dan Etik UMB 

Apa Itu Pengertian Dari Berpikir Positif? 

Ada banyak definisi berpikir, termasuk Plato yang berpendapat bahwa berpikir adalah berbicara dari hati. Menurut Solso (1988:78),berpikir dapat ditransformasikan dariperubahan bentuk melalui informasi dalam interaksi penuh pemikiran yang ditambahkanpada pengambilan keputusan, abstraksi,penyederhanaan nalar, imajinasi, danpemecahan masalah. pemikiran baru yang muncul. Pikiran juga merupakan proses internal yang keberadaannya dapat dilihat dari perilakunya.

Epictetus adalah seorang filsuf yunani-romawi kuno mengatakan:
‘‘Don’t Demand that things happen as you wish but wish that happen as they do happen”
yang dapat di artikan ``jangan menuntut hal hal akan terjadi seperti yang anda inginkan. tapi berharap itu akan terjadi. Dan anda akan melakukannya lebih baik”
Pernyataan ini merupakan Filsafat Stoicism tentang cara pre-Mediation, berekspetasi, berpikir positif. Serta sikap menerima keadaan yang telah terjadi.

Jika berpikir positif tidak bisa membuat kita bahagia, apa yang bisa kita lakukan?
 Pandangan dari arti hidup yang lebih sehat berasal dari filsuf Yunani kuno, Stoa. Kaum Stoa berpendapat bahwa kita perlu secara aktif dan sadar membedakan antara apa yang bisa kita ubah dan apa yang tidak bisa kita ubah. Kita perlu belajar untuk menerima ini sebagai hal yang penting.

Berpikir positif adalah kemampuan seseorang untuk melihat pengalaman hidupnya sendiri sebagai proses hidup yang harus dievaluasi dan diterima sebagai bahan berharga untuk pengalaman selanjutnya, mencapai hasil positif, dan menjelaskan bahwa orang yang berpikir negatif mencapai hasil negatif (Peale, 2006: 135).

Berpikir sangat tidak terlihat, sangat lembut dan halus, dan bergerak sesuai keinginan. Orang bijak selalu menjaga akalnya, dan orang yang menjaga akalnya niscaya akan  bahagia. (Dhammapada, 36).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan