Mohon tunggu...
Mudzakir
Mudzakir Mohon Tunggu... Freelancer - Menulis recehan perjalanan hidup

Butuh arahan!!

Selanjutnya

Tutup

Surabaya

77 Merdeka, Sudah Merdeka atau Justru Masih Terjajah

17 Agustus 2022   10:38 Diperbarui: 17 Agustus 2022   10:39 98 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Surabaya. Sumber ilustrasi: KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Kesibukan orang pasti berbeda-beda. Hal itu memang lumrah. Ya, karena hidup adalah pilihan. Siapapun boleh memilih atas kesanggupan dan kemampuan dirinya.

Di momen yang sakral ini, Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 77 perlu kita renungkan atas kehidupan kita masing-masing.

Sudah merdeka kah kita, atau malah kita masih dijajah. Coba renungkan diri kita masing-masing.

Maksud dari merdeka disini, yakni siapapun orang yang mempunyai banyak waktu untuk siapapun, yakni keluarga, orang tercinta, bekerja dan lain-lain secara tenang dan tidak di sibukkan dengan urusan urusan yang rumit bahkan tanpa arti.

Selain itu, manusia yang masih dijajah/budak adalah, manusia yang masih disibukkan dengan urusan-urusan yang tanpa arti dan lebih ke sok sibuk sehingga efeknya hanya lelah kepada diri sendiri tanpa ada peningkatan kapasitas diri.

Di momen yang sakral, di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ini. Mari kita semua merenungkan kebiasaan kita setiap hari, sudah kah kita menjadi manusia yang benar-benar merdeka secara utuh atau malah menjadi manusia yang terjajah.

Mungkin konsep hidup sederhana adalah solusinya, hidup dengan apa adanya, dengan ruang/tanggung jawab yang semestinya. Karena hakikatnya semakin banyak ruang yang diisi juga akan banyak pula tanggung jawab yang harus dituntaskan.

Semoga kita termasuk manusia yang merdeka. Medeka!!!

Mohon tunggu...

Lihat Konten Surabaya Selengkapnya
Lihat Surabaya Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan