Mohon tunggu...
Mualifah
Mualifah Mohon Tunggu... Undergraduate student in department of Biology, Faculty of Mathematics and Science, Universitas Indonesia

Doing Research in Eijkman

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Biologi Laut, Cara Makan Macropinna Microstoma Ikan Bermata Tubular

15 Desember 2019   10:10 Diperbarui: 15 Desember 2019   10:23 5 0 0 Mohon Tunggu...

Macropinna microstoma merupakan kelompok ikan Opisthoproctid yang hidup soliter. Ikan ini ditemukan di daerah mesopelagik bagian bawah Monterey Bay dan daerah subartik serta Pasifik Utara dari Laut Bering ke Jepang dan Baja California, Meksiko.

Macropinna memiliki mata tubular yang mengandung perisai dengan mulut kecil yang terdapat di ujungnya

Makanan Macropinna yaitu zooplankton termasuk cnidaria, crustaceae, dan siphonophore bertentakel seperti Apolemia.

Mata tubular dengan sirip pinggulnya yang luas dirancang untuk meningkatkan kemampuannya menangkap mangsa di dalam cahaya yang redup. Lensa hijau berfungsi sebagai penyaringan khusus untuk mengurangi kecerahan sinar matahari yang menembus ke bawah terhadap kontrakuminasi bioluminescent dari mangsanya. Mata yang mengandung perisai transparan yang menutupi bagian atas kepala dapat memberikan perlindungan dari tentakel cnidaria. Sirip seperti kipas berkaitan dengan gerak ikan terhadap siphonophores.

Posisi mata ikan Macropinna dapat berubah dari yang mengarah ke dorsal menjadi mengarah ke rostral. Perubahan posisi mata dari lateral ke vertikal diakibatkan karena perpindahan otot.

Macropinna memiliki kemampuan untuk memindai air yang ada di atas kepalanya untuk mengenali bioluminesens dari mangsa potensialnya. Mata tubular yang diarahkan ke atas memungkinkan ikan untuk melihat bayangan mangsanya sehingga dapat menilai jaraknya secara akurat. Sementara itu, mata tubular yang diarahkan ke rostral memungkinkan mereka menemukan dan menyerang mangsanya secara tepat.

Terlepas dari sumber mangsa tertentunya, morfologi mata ikan Macropinna memungkinkan ikan ini memiliki dua macam cara makan, yaitu pertama dengan tubuh horizontal, mata akan diarahkan ke makanan yang ada di atas ikan. Selanjutnya, ikan mengangkat mulutnya dengan memutar tubuhnya untuk menelan. Matanya berputar dari dorsal ke rostral dan tetap terkunci pada target. Kedua, mata akan berputar dari dorsal ke rostral sambil melacak jalur turunnya makanan hingga sampai ke mulut.

Sumber: Robinson, B.H. & K.R. Reisenbichler. 2008. Macropinna microstoma and the Paradox of Its Tubular Eyes. American Society of Ichthyologists and Herpetologists (4): 780-784.

VIDEO PILIHAN