Mohon tunggu...
Felix Tani
Felix Tani Mohon Tunggu... Lainnya - Sosiolog Pertanian dan Pedesaan

Sedang riset pertanian natural dan menulis novel anarkis "Poltak"

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Seperti Seketul Tahi Hanyut

11 November 2021   07:02 Diperbarui: 11 November 2021   07:12 194 25 11
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi sungai mengalir (Diambil dari: genemil.com)

Alir air sungai itu sungguh tenang. Menghanyutkan. Tiada kusadar. Telah terbawa jauh aku ke hilir. Jauh, teramat jauh dari hulu. Dari tempat seharusnya aku berdiri.

Kurasa diri kini seperti seketul tahi hanyut di alir sungai. Bisakah aku kembali mudik ke hulu? Atau, adakah kekuatan yang sudi memulangkanku ke asal?

Akan tetapi. Bila diriku ternyata cuma seketul tahi hanyut di alir air sungai. Maka berharap Dia memulangkanku ke hulu, ke asal, adalah keangkuhan.

Ijinkanlah seketul tahi hanyut ini menjadi sekadar rabuk bagi serumpun eceng gondok di tepi sungai. Itulah karunia terindah bagi diriku, ya Tuhanku ya Allahku.(eFTe)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan