Mohon tunggu...
Wahyu Catur Prasetyo
Wahyu Catur Prasetyo Mohon Tunggu... Penulis Pemula

MC (Emcee), Model, English teacher, Duta Donor Darah PMI Kota Yogyakarta 2016, L-TransforMen L-Men 2010

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

DaGuSiBu, Bukan Dagunya Si Ibu

28 November 2017   18:08 Diperbarui: 29 November 2017   09:10 1202 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
DaGuSiBu, Bukan Dagunya Si Ibu
Blogger Jogja nan kece, berfoto bersama narasumber yang oke, dalam acara Temu Blogger Kesehatan: Cermat Gunakan Obat. (Photo by: Wardah Fajri)

Apa yang terlintas di pikiran anda ketika anda berada di sebuah apotek dan mendapati sebuah baliho segede gaban dengan tulisan yang mencolok mata DaGuSiBu? Bagi generasi millenial -yang berotak iseng karena keseringan nonton serial Mr. Bean- seperti saya sih yang muncul adalah bayangan sebuah dagu milik ibu-ibu. Eh salah, maaf. Jadi, DaGuSiBu ini bukan dagunya si Ibu ya, pembaca.

DaGuSiBu yang dimaksud di sini ini adalah sebuah campaign yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memberikan pehamanan kepada masyarakat luas tentang penggunaan obat, yang merupakan akronim dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang.

Program kampanye kesehatan DaGuSiBu sebenarnya sudah diperkenalkan sejak sekitar 2 tahun lalu. Karena saya sendiri pernah beberapa kali melihat spanduk yang sangat eye-catching ini di beberapa apotek di kota tempat tinggal saya, Yogyakarta, dan kota asal saya, Wonosobo. 

Dan dalam pemahaman saya sebagai masyarakat awam, yang sempat berselancar di dunia maya untuk mencari tahu lebih lanjut tentang DaGuSiBu ini -Hei, generasi millenial kudu tetap rajin crosscheck dan thabayyun loh ya. Ga boleh asal ngambil kesimpulan sendiri, okay- saya pun menyimpulkan bahwa Obat yang kita gunakan harus didapat di tempat yang resmi, digunakan sebagaimana mestinya, disimpan di tempat yang tepat (biasanya di label obat tertulis "Simpan di tempat yang sejuk dan kering), dan dibuang setelah melewati masa kadaluwarsanya. Dan ternyata, DaGuSiBu itu mempunyai makna yang jauh lebih banyak daripada itu.

Temu Blogger Kesehatan yang Penuh Makna

Jadi ceritanya, tanggal 21 November 2017 yang lalu, saya nih yang ngakunya sebagai blogger yang sekaligus selebgram yang sekaligus MC yang sekaligus talented blessing person ini, mendapatkan undangan untuk menghadiri acara Temu Blogger Kesehatan: Cerdas Menggunakan Obat yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang berlokasi di Hotel Grand Aston Yogyakarta. 

Email undangan masuk ke email saya beberapa hari sebelumnya, yang memberi tahukan bahwa saya menjadi salah satu blogger Yogyakarta yang berhak menghadiri acara tersebut. Dan tibalah saya di venue tepat jam 08:50, tepat waktu. Iya, tepat waktu sepuluh menit sebelum sesi pembukaan, haha. Padahal di undangan tertulis untuk datang pada jam 08:00.

Para blogger Jogja sedang melakukan general check up dengan para petugas kesehatan dari Kemenkes RI. (Photo by: Wardah Fajri)
Para blogger Jogja sedang melakukan general check up dengan para petugas kesehatan dari Kemenkes RI. (Photo by: Wardah Fajri)
Sebelum acara dibuka, panitia meminta kepada seluruh peserta untuk melakukan general check up sederhana, seperti berat dan tinggi badan, ukuran lingkar perut, tingkat tekanan darah, dan tingkat kolesterol. Setelah itu, kami dipersilakan masuk oleh panitia sembari membawa materi promosi DaGuSiBu yang berupa brosur, sticker, pouch dan juga pin, sekaligus menggunakan polo shirt warna ungu tua bertuliskan GERMAS Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. 

Acara kemudian dibuka dengan beberapa sambutan dan ice breaking berupa senam peregangan yang dapat dilakukan di kantor. Ya....walau gerakannya agak cheesy sih, dan temponya juga ga begitu up beat, kurang memacu semangat. Tapi senam tersebut diklaim oleh salah satu ibu panitia sebagai senam yang paling banyak mengandung gerakan peregangan. Ah...saya sih percaya aja ama ibu panitia tersebut. Asli dech saya percaya.

Dan kami pun mendapat tugas awal dari mba MC untuk memviralkan tagar #CermatGunakanObat dengan menyebutkan akun @KemenkesRI dan @GemaCermat di akun Twitter kami masing-masing. Ssst....ada beberapa momen ketika saya geregetan pengin merebut microphone dari mba MC, yang kurang piawai mengatur acara, haha. (Ups, maaf kalau saya julid ya, mba MC.)

Kemudian setelah acara sesi pembukaan, tibalah saatnya Sesi Pertama Seminar Temu Blogger yang menghadirkan empat orang narasumber yang piawai di bidangnya masing-masing. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x