Mohon tunggu...
Mutashim
Mutashim Mohon Tunggu... Pelajar

Historia Magistra Vitae

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Memantau Hujatan Warganet yang Salah Alamat

4 Februari 2019   08:04 Diperbarui: 4 Februari 2019   08:24 0 1 2 Mohon Tunggu...
Memantau Hujatan Warganet yang Salah Alamat
sumber: tandaseru.id

Tiga hari yang lalu dunia maya sedang ramai dengan kasus viral perkataan Bapak Rudiantara selaku Menkominfo kepada salah seorang ASN dalam acara internal Kominfo pada hari Kamis (31/01/2019) di Hall Basket Senayan, Jakarta.

Hal tersebut berdampak hingga munculnya sebuah tagar #YangGajiKamuSiapa menjadi populer di media sosial Twitter tiga hari yang lalu. 

Instagram dan Facebook pun ikut ramai dengan kasus tersebut dikarenakan banyak warganet yang berbondong-bondong memberikan komentar sekaligus hujatan kepada Menkominfo seputar perkataannya.

Akan tetapi, yang membuat saya heran saat ini mengenai hujatan warganet di media sosial khususnya di Instagram, yaitu banyak sekali warganet yang melontarkan hujatan kepada Menkominfo tetapi salah alamat. 

Nah, salah alamat disini maksud saya adalah, warganet tersebut memberikan hujatan kepada Menkominfo tetapi ke alamat akun media sosial milik orang lain.

hasil tangkap layar (dokpri)
hasil tangkap layar (dokpri)
Tangkapan layar pada instagram (dokpri)
Tangkapan layar pada instagram (dokpri)
Tangkapan layar pada instagram (dokpri)
Tangkapan layar pada instagram (dokpri)
JIka kita melihat gambar diatas, para warganet tersebut melontarkan hujatan kepada Bapak Rudiantara. Akan tetapi, mereka melontarkannya kepada akun media sosial milik orang lain. Jika memang hujatan tersebut ditujukan untuk Bapak Menteri, ya kenapa harus di akun media sosial orang lain? kenapa tidak ke alamat media sosial milik beliau? berarti memang mereka salah alamat. 

Menurut saya, hujatan mereka pun tidak akan dibalas oleh Bapak Menteri, tidak akan sama sekali, bahkan dilihat pun tidak hehe. Karena memang awalnya sudah salah, mereka salah alamat tujuan.

Saran saya, kalau ingin menghujat Bapak Rudiantara langsung saja ditujukan ke alamat media sosial milik beliau, ya sukur-sukur bisa langsung dilihat dan beruntungnya bisa dibalas oleh beliau. Lebih baiknya lagi, kirimkan hujatan tersebut lewat pesan pribadi ke alamat media sosial milik beliau, supaya lebih cepat, intim dan rahasia.

Menurut hemat saya, selain cepat, intim dan rahasia, mengirimkan hujatan lewat pesan pribadi tidak membuat orang lain terganggu dan pastinya sesuai sasaran, karena tidak akan salah alamat. 

Tidak seperti contoh diatas, hal itu sangat mengganggu orang lain khususnya si pemilik akun tersebut karena komentar-komentar itu hanya membuat risih dan pastinya membuat spam.

Lagipula, memberikan komentar berupa hujatan seperti itu layaknya orang yang tidak cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial. Ditambah lagi sampai salah alamat tujuan. Sudah menghujat, salah alamat pula. Duh bikin malu saja. 

"Maha benar warganet dengan segala tingkah lakunya."
4.2.2019 | UIN Jakarta, Ciputat.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x