Mohon tunggu...
Mutashim
Mutashim Mohon Tunggu... Pelajar

Always same

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Nepotisme Masih Menjerat Ibu Pertiwi

20 November 2018   09:26 Diperbarui: 20 November 2018   09:55 686 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Nepotisme Masih Menjerat Ibu Pertiwi
fajar.co.id

Nepotisme /ne*po*tis*me/ /népotisme/ n 1. perilaku yang memperlihatkan kesukaan yang berlebihan kepada kerabat dekat; 2. kecenderungan untuk mengutamakan (menguntungkan) sanak saudara sendiri, terutama dalam jabatan, pangkat di lingkungan pemerintah; 3. tindakan memilih kerabat atau sanak saudara sendiri untuk memegang pemerintahan. (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Membahas praktik nepotisme di Indonesia tidak akan ada habisnya. Sedikit menolak lupa, tahun 2017 silam praktik nepotisme besar-besaran terbongkar di salah satu perguruan tinggi yang berada di Jakarta. Kasus tersebut terbongkar ketika pelaku yang ternyata menjabat sebagai rektorat memasukkan ketiga anak dan satu menantunya kedalam jabatan penting perguruan tinggi tersebut. Berita mengenai pelaku sontak membuat geger media dan juga civitas akademika pada saat itu.

Budaya nepotisme ini ternyata tidak hanya bermain pada jabatan dan pangkat yang tinggi saja, melainkan untuk jabatan (maaf) rendah pun nepotisme tetap bermain. Seorang bapak paruh baya pernah bercerita kepada saya, bahwa untuk mendaftar pekerjaan sebagai cleaning service pada perusahaan trasnportasi terkenal di Ibu kota harus mempunyai 'orang dalam' atau saudara yang bekerja disana. "supaya mudah untuk diterima, langsung kerja tanpa seleksi karena kan udah ada saudara jadinya gampang," kata beliau.

Saya merasa miris mendengar hal itu. Saya membayangkan puluhan ribu manusia yang rela bersaing secara sehat hingga menghabiskan seluruh tenaga hanya untuk mendapatkan pekerjaan--cleaning service. Akan tetapi, mereka tidak mengetahui bahwa langkah dan impian mereka sebetulnya telah kandas oleh sebagian oknum yang menggunakan praktik nepotisme untuk mendapatkan perkerjaan tersebut.

Bisa disimpulkan bahwa praktik budaya nepotisme ini masih saja menjerat Ibu pertiwi. Terlepasnya dari orde baru yang terkenal akan nepotismenya, ternyata hanya sekedar obrolan masyarakat saja, kenyataannya, masih saja ada oknum yang menggunakan budaya tersebut untuk memudahkan langkah mendapatkan pekerjaan ataupun meniti karir dalam pekerjaan. Bahkan saat ini, oknumnya pun bukan saja anggota pemerintah melainkan hampir seluruh elemen masyarakat yang menggunakan budaya nepotisme ini.

Jadi, sampai kapan budaya nepotisme ini menjerat Ibu pertiwi? Apakah suatu saat budaya nepotisme ini akan menjadi hal yang lumrah bagi sebagian masyarakat Indonesia?

Kampung Rambutan | 20.11.2018

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x