Mohon tunggu...
Muhammad Rijal
Muhammad Rijal Mohon Tunggu... Mahasiswa

mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Sindiran Al-Qur'an Agar Berpikir

24 Mei 2019   12:07 Diperbarui: 24 Mei 2019   12:13 0 0 0 Mohon Tunggu...

Berpikir adalah suatu hal yang selalu muncul pada manusia. Sebab Tuhan telah menganugerahkan kepada makhluknya nikmat yang luar biasa, yaitu akal. Adanya akal membantu manusia untuk menghadapi berbagai persoalan dan mendorongnya agar berpikir.

Namun sebagai makhluk Tuhan, apakah kita sudah menggunakan akal tersebut untuk berpikir secara baik dan jernih? Atau mungkin hanya setengah-setengah saja cara berpikirnya? Melihat kemajuan era sekarang ini, semua memang serba bisa dibuat praktis. Namun, di satu sisi bisa juga mengakibatkan orang menjadi pasif dan malas berpikir.

Al-Qur'an sering menyinggung agar manusia untuk selalu berpikir dan merenungi sekelilingnya. Cara itu tidak lepas untuk memberikan kesadaran kepada dirinya sebagai makhluk Tuhan. Banyak ayat Al-Qur'an yang menyebut dan menyindir hal ini, di antaranya adalah:

"Apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapa banyaknya kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik." (Q.S. Asy-Syu'ara [26]: 7).

"Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah mereka diciptakan." (Q.S. Ath-Thariq [86]: 5).

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." (Q.S. Al-Baqarah [2]: 164)