Mohon tunggu...
Monika Ekowati
Monika Ekowati Mohon Tunggu... Seorang biarawati Tarekat SND

Biodata Sr Maria Monika SND Lahir di Kota sate Blora tanggal 7 Maret 1961, dengan nama Maria Marcia Veronika Puji Ekowati, sebagai anak pertama dari Bp Agustinus Yosef Suharto DS dan Maria Christina Sutiyah. Masa kecil hingga remaja dilaluinya di Blora. Setelah lulus dari SD Katolik Krida Dharma1974, melanjutkan ke SMPK Adi Sucipto, 1977 masuk SPGNegeri di Blora.22 Juni 1980 masuk biara SND. Semboyan Hidup “Betapa indahnya hidup ini, betapa saya MENCITAI hidup ini Namun hanya ada DIA yang PALING INDAH dalam Hidupku ini. Saya akan selalu bersyukur, mencintai, dan mengabdi DIA dalam hidupku ini Soli Deo” Masa tersiat dan Kaul kekal dijalaninya di Rumah Induk Roma, Kaul Kekal 27 Juni 1990. Th1992 - 1997 studi di Unika Widya Mandira, FKIP jurusan Bahasa Inggris. 1997 -1999 mendapat tugas untuk memperdalam Bahasa Inggris di Kettering England,lulus dari Oxford College & Trinity College London. 1999 Mengikuti Formation for Formator Course di Universitas Gregoriana Roma ( 9 bulan). Sepulang dari Roma mendapat tugas sebagai sekretaris Provinsi. Gemar menulis ,deklamasi, membaca sejak kecil terutama Puisi, dari SD hingga SPG selalu meraih juara dalam baca Puisi. Karya Chairil Anwar & Sapardi Djoko Damono, yang juga merupakan tokoh penulis puisi yang dikaguminya. Psalm of Life” karya Henry Wordwort Long Fellow,serta Puisi - puisi karya Maria Giorgiana Rosetti & Thomas More adalah kesukaannya. 8 Desember 2016 ditunjuk sebagai Provincial SND INDONESIA. Baginya dengan membaca puisi, jiwanya senantiasa disegarkan. Buku Kumpulan Puisi dari tahun 1980 – 1992 berjudul “Simfony Kasih Untukmu diterbitkan oleh Penerbit Kanisius 2008, dan Buku Pendidikan Karakter dari kelas 1 - 6 ditulis bersama 5 rekan penulis lainnya ( Kanisius 2009), Renungan Harian Mutiara Iman ditulis bersama rekan ( Pustaka Nusatama 2010 ).Menulis Halus kalimat Ritmis ( Grasindo 2010), “Ketika Tuhan Menyentuh ( Pustaka Nusatama, 2010 ),Pa, Ma, Kembalikan Surgaku ( Elexmedia 2011), SR, Sahabat Anak-anak merupakan Buku kumpulan pertanyaan anak tentang Iman Katolik ( Sunshine,2012) “ Meniti Jejak Sang Kekasih Jiwa “ ( Media Maxima 2013), “ Semburat Putih Pelangi Kasih “ ( Novel Perdana diterbitkan Elexmedia Komputindo) Aktif menulis artikel rohani & umum di beberapa media cetak ***.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Mengajar Menari di Negeri Seberang

25 September 2020   15:10 Diperbarui: 25 September 2020   15:19 239 29 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengajar Menari di Negeri Seberang
Mengajar Menari anak-anak TK ( dok pri )

Keberadaanku  di  England, tepatnya  di  Kettering, kota  kecil nan  cantik, 1  jam  perjalanan  dari  London jika  naik  Kereta Api. Saya  mendapat tugas  untuk  belajar  memperdalam  Bahasa  Inggris. Waktu  itu  kami  masih  punya  komunitas  biara SND ( Sisters of  Notre  Dame ) ", nama komunitas  kami  Our  Lady, letaknya  diatas  perbukitan, dengan  halaman  yang  sangat  luas.

Tugas itu  kuterima  setelah  lulus  dari  UNWIRA  KUPANG (  Universitas  Widya  Mandira) di Kupang. Di komunitas  saya sebagai  suster  yang  termuda. Jarak  usia  jika  dibandingkan  dengan  para  suster yang  lain  ya  seperti  nenek  dan  cucu.  Meski  demikian  saya  mudah  beradaptasi.

Nah  untuk  belajar  Bahasa  Inggris  ada  seorang  guru  yang  datang  dari  Oxford College.  7  bulan  kemudian  saya  dapat  teman, suster SND  dari  Korea  dan  seorang  karyawan yang  kerja  di Biara  kami  di  Roma, dan  mau  studi  Bahasa  Inggris  dia asli  Brazilia.

Suasana  komunitas  tentu  jadi  ramai dan  tambah  ceria. Di  England, kami  belajar  mulai  jam  08.00 -- 13.00, selebihnya  kami  mesti  kreatif belajar  dari  TV, ada  kanal  khusus  untuk  belajar, yang  memang  programnya  dikemas  untuk  pelajaran  mulai  dari  ilmu  pengetahuan, sejarah, seni dll.

Bahkan  para  suster  tuapun  menyarankan  kalau  kami  mau  paham  betul  Bahasa  Ingris  mesti  melihat  Sinetron atau  film  pendek  yang  diputar  setiap  malam, supaya  kami  mengenal, mengetahui  dialek Bahasa  Inggris. Sebagaimana   di  Indonesia ada banyak  dialek, seperti egal, Banyumasan, Pekalongan, Semarang, Solo, Surabaya dll. Di Englandpun  demikian.

dokpri
dokpri
Maka kami  juga  noton Program  TV,  film  Coronation  Street (  yang  di produksi  sejak tahun 1961) jadi  seusia  lahirnya  Lady  Diana Spencer, konon  hingga  saat  ini  masih disiarkan, lalu  Heart  Beet, Mrs  Lisley dll  yang  mempunyai  dialek berbeda.

Manakala kami  latihan  koor  di  gereja  malam  hari  Sr Gregora  yang  sudah  berusia  80  tahun, rajin  untuk  merekamnya  agar  kami  bisa  melihatnya  dilain  waktu.

Masing-masing  dari  kami  selain  belajar  juga  mendapat  tugas. Nah  tugasku mendampigi  anak  TK, supaya  berlatih berbicara  setiap  hari. Karena  para  suster  tahu  saya  bisa  menari, maka  saya  diminta  untuk  mengajar  tari anak  anak  TK  dan  SD.

Gayung  bersambut, saya  senang  untuk  mengajar  menari, dan  menyanyi  lagu  anak-anak  dalam  Bahasa  Inggris, ternyata mereka belum  bisa  lho, lagu  yang  mungkin  sangat  popular di  Indonesia.

Tari Merak, sebelum pentas untuk anak anak SD ( dok pri )
Tari Merak, sebelum pentas untuk anak anak SD ( dok pri )
Biara  kami  mengelola  2  sekolah Sint  Thomas  More School, dari  SD  dan  SMP serta  Our  Lady  School (  TK dan  SD)  yang  kusebutkan  terakhir  ini  letaknya  satu  komplek  dengan  biara.

Apa  yang  kuajarkan? tari  Kelinci, tari  Lilin, tari  Merak, Tari  Kijang. Berbekal  Kaset yang  masih  pakai  pita  itu, saya  menjadi  guru  Tari, senang  juga  sih  apalagi  anak-anak  sangat  bersemangat  dan  atusias. Jujur  saya  tidak membawa  pakaian  tari yang  lengkap. Tiada  rotan  akarpun  jadi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x