Mohon tunggu...
Mohammad Ichwan Ilyazar
Mohammad Ichwan Ilyazar Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Fakultas Pertanian Dan Peternakan Program Studi Peternakan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Sejarah dan Penjelasan tentang pancasila

12 Juni 2021   00:12 Diperbarui: 12 Juni 2021   07:22 70 2 0 Mohon Tunggu...

 Pancasila merupakan suatu dasar ideologi negara Indonesia. Penjelasan tentang pancasila ini terbagi oleh dua penjelasan dari bahasa Sansekerta yaitu, Panca yang berarti lima, lalu kata sila yang berarti suatu prinsip atau asas. Dalam penjelasan inti Pancasila adalah suatu pedoman kehidupan bernegara untuk seluruh warga negara Indonesia.
 Adapun susunan utama ideologi pancasila yaitu:
1. Ketuhanan yang maha esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradap
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sejarah Pancasila.
  Menurut agama budha Pancasila
 Ketika budaya India masuk ke Indonesia seiring dengan penyebaran agama Hindu dan Budha, maka ajaran Pancasila versi agama Budha masuk kedalam pustaka Jawa, khususnya ketika zaman kejayaan Majapahit. Namun ketika zaman kejayaan Majapahit semakin lama semakin hilang dan digantikan dengan ajaran agama Islam.
Latar Belakang Sejarah Penyusunan Pancasila pada era penjajahan Jepang pada tahun 1943 -1944 mulai mengalami kekalahan disemua medan pertempuran. Namun Jepang memiliki salah satu antisipasi yang berusaha mengambil hati bangsa bangsa yang dijajahnya dengan tujuan agar bangsa yang dijajah tetap membantunya, khususnya untuk perang melawan sekutu.
 Sejarah Rumusan Pancasila
Dalam sejarah Jepang membentuk dokuritsu zyunbi tosakai. BPUPKI memiliki 62 orang anggota kemudian bertambah 6 orang sehingga menjadi 68 orang. Pada tanggal 29 April 1945 dan dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 yang ditetapkan untuk menjadi ketua yaitu Dr. Radjiman Widyodiningrat dan wakil ketua R. Panji Soeroso. BPUPKI memiliki tugas untuk membuat rancangan dasar negara dan membuat Rancangan Undang - Undang Dasar 1945.
 Sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 - 31 Mei dan 1 Juni 1945 membahas tentang dasar negara. Lalu sidang kedua BPUPKI pada tanggal 10 - 17 Juni 1945 membahas tentang rancangan pembukaan dan Undang - Undang Dasar 1945.
 Lima dasar konsep lisan oleh Moh. Yamin yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945 merumuskan tentang peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan dan kesejahteraan rakyat lalu Prof. Dr. Soepomo meyampaikan pada tanggal 31 Mei 1945 dengan isi prinsip dasar negara. Adapun yang dikemukakan:
1. Negara tidak akanmempersatukan diri dengan golongan terbesar,mengatasi segala golongan baik besar maupun kecil
2. Warga negara takluk pada Tuhan
3. Pimpinan negara khususnya kepala negara terus menerus bersatu dengan jiwa rakyat.
4. Ekonomi negara bersifat kekeluargaan
5. Hubungan Indonesia sebagai anggota keluarga Asia timur raya.
 Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir.Soekarno menyampaikan usulan 5 prinsip dasar yang diusulkan lalu diberi nama Pancasila yaitu:
1. Nasionalisme
2. Tentang perikemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang berkebudayaan juga ketuhanan yang maha esa.
 Akhir Sidang BPUPKI Periode 1 membentuk panitia delapan dengan anggota dengan ketua Ir. Soekano lalu memiliki anggota KiBagus Hadikusumo, Kh.Wahid Hasyim, Muh. Yamin, Sitarjo Karto Hadikusumo, Aa Maramis, Otto Iskandar Dinata, Drs. Moh Hatta.
 Ketika rumusan negara tersebut tidak ada yang ditetapkan sebagai dasar negara, maka dibentuklah panitian kecil. Panitia kecil berasil menyusun piagam Jakatra yang diberi nama oleh M. Yamin pada tanggal 22 Juni yang berisikan tentang dokumen asas dan tujuan negara Indonesia.
 PPKI yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 diketuai oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta sebagai wakil ketua. PPKI bertugas menentukan dan menyelesaikan bentuk negara lalu menuntaskan rancangan hukum dasar serta menyiapkan kemerdekaan Indonesia. Hasil sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 diputuskan :
1. Mengesahkan pembukaan UUD 1945
2. Mengesahkan rancangan hukum dasar menjadi UUD 1945
3. Memilih Ir. Soekarno sebagai presden dan Moh. Hatta sebagai wakil presiden
4. Sebelum terbentuknya MPR, kekuasaan dijalankan oleh presiden dengan bantuan komite sosial.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x