Mohon tunggu...
Moh fauzi
Moh fauzi Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Manusia seperti kamu

Lebih lanjut hubungi saya sebagai pelaku ini

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Islam Moderat yang Berlandaskan Ideologi Pancasila

25 September 2022   18:31 Diperbarui: 25 September 2022   18:34 147 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

ISLAM MODERAT YANG BERLANDASKAN IDEOLOGI PANCASILA

Pancasila merupakan suatu landasan di Indonesia sebagai suatu dasar ideologi bangsa indonesia. Juga menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila memiliki peran penting dalam keberlangsungan serta tujuan bangsa,sebagai bangsa yang memiliki keberagama suku dan budaya,baik dari segi agama,budaya,suku,etnis dan keberagaman lainnya. Oleh karena itu, kita wajib mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tingkah laku sehari-hari kita harus mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila. Untuk mengamalkan Pancasila kita tidak harus menjadi aparat negara. Kita juga tidak harus menjadi tentara dan mengangkat senjata. Kita dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekitar, lingkungan keluarga, dan masyarakat.

Implementasi nilai-nilai dasar Pancasila tersebut sangat penting dalam membentuk karakter masyarakat muslim, terutama dalam landasan beragama islam yang fleksible, santai, damai, dan toleran. Ia berfungsi membentuk ciri khas seorang muslim yang mendalami ilmu agama islam namun pada sisi lain memahami juga penting dalam menjaga negara ini dari suatu perpecahan akibat ancaman ideology dari luar. Tujuan ini merupakan tantangan yang besar, mengingat berbagai media elektonik saat sekarang ini berkembang pesat seperti tv, youtube, medsos, dan sarana komunikasi lain yang menyuguhkan berbagai peristiwa dari segala segmen kehidupan, juga berbagai pengajian yang mempunyai pemahaman agama yang beragam. Utamanya dalam membentuk pemahaman islam moderat yang berlandaskan nilai nilai pancasila

Ideologi Pancasila yang menerima sistem demokrasi, NKRI, Bineka Tunggal Ika dan UUD-1945 perwujudan dari kesepakatan bersama. Agama ditempatkan pada tempat mulia sebagai sumber inspirasi positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga agama menjadi relevan dalam perkembangan zaman dan ikut berkontribusi dalam membangun tatanan kehidupan yang religius. Dari sini keduanya saling membutuhkan. Islam diharapkan dapat diamalkan sebaik-baiknya dan umat Islam juga diharapkan menjadi tulang punggung ideologi nasional pancasila. Dalam artian penerapan islam yang secara moderat bukan dengan terapan islam yang secara radikal namun sangat bertolak belakang dengan ideologi nilai-nilai pancasila yang justru sangat membahayakan bangsa Indonesia kedepannya,sehingga timbul perpecahan dari berbagai kelompok etnis maupun suku yang sangat berciri khas di Indonesia.

Yang menjadi permasalahan adalah dapatkah dari yang berbeda tersebut dapat saling menghormati, tidak menyatakan paling benar, sendiri tidak saling menyalahkan, sehingga tercermin bahwa perbedaan itu benar-benar rahmat. Dan merupakan pijakan dalam beramal dan beragama, maka inilah sebenarnya makna konsep "Islam moderat". Artinya, siapa pun orangnya yang dalam beragama dapat bersikap sebagaimana kriteria tersebut, maka dapat disebut berpaham Islam yang moderat. Walaupun dalam Islam sendiri konsep "Islam moderat" tidak ada rujukannya secara pasti, akan tetapi untuk membangun ber-Islam yang santun dan mengerti  terhadap golongan lain, tanpa mengurangi prinsip prinsip Islam yang sebenarnya, konsep "Islam moderat" tampaknya patut diaktualisasikan. Hanya saja istilah "Islam Moderat" mungkin lebih dekat dengan konsep umatan wasatan (menjadi umat yang tengah-tengah), terutama dalam amaliah keagamaan. Akan tetapi konsep tersebut sangat cocok dan relevan dengan bangsa kita yang menganut paham ideology pancasila, dengan segala perbedaan berbagai agama dan segala kriteria budaya yang ada di Indonesia untuk memberikan harapan persatuan Indonesia tanpa adanya disintegrasi.

Bagaimana penerapan islam moderat dalam pandangan pancasila?

Berbicara mengenai islam moderat tidak lepas dari organisasi yang sering kita kenal yaitu NU dan Muhammadiyah dalam penerapannya yang sangat damai dalam segala kegiatan yang di lakukan mereka,sehingga mereka tau menempatkan segala kegiatan yang memiliki berbagai karakter tempat di Indonesia dan justru dengan menghargai perbedaan kepercayaan umat lainnya. Jadi dalam penerapan suatu kegiatan yang dilakukan oleh salah satu ormas tersebut tidak menimbulkan suatu kericuhan yang justru ketika hal itu terjadi bahkan memberikan banyak dampak negative dari kedua belah pihak utamanya pada perpecahan dan pencemaran nama baik agama.

Islam moderat ini justru sangat berpartisipasi dalam penerapan nilai-nilai pancasila dari sila pertama sampai sila ke lima, nilai nilai esensial tersebut jika di cermati dalam makna secara lebih mendalam akan menunjukkan bahwa wacana yang di bawa oleh pancasila selaras dengan visi  Islam  yaitu moderat,  toleran,  egaliter, dan rahmatan  lil  'alamin. Tanpa  harus menjadi  Indonesia sebagai  negera  Islam.

 Jika kita cermati dalam makna sila pertama yang berbunyi "Ketuhanan Yng Maha Esa" Sila ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religious,bukan bangsa yang atheis. melalui sila ini Pancasila  menunjukkan  bahwa  ia  meng-klaim  dan  mengakui  semua  agama  dan kepercayaan  yang  tumbuh  di  Indonesia.

Sila kedua"Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" Makna dari sila ini adalah bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai   moral  dalam   hidup   bersama   atas   dasar   tuntutan   hati   nurani   dengan memperlakukan hal sebagaimana mestinya

Sila ketiga" Persatuan Indonesia". Sila ini bermakna bahwa adanya perbedaan bukanlah  sebab  terjadinya  perselisihan,  namun  sebaliknya  justru  dapat  menciptakan kebersamaan. Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam Q.S. Ali Imran ayat 103 yang memerintahkan manusia untuk menjaga persatuan dan kesatuan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan