Mohon tunggu...
Moerni Tanjung
Moerni Tanjung Mohon Tunggu... Editor - founder of https://moerni.id

a father and a writer

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Sakitnya Haid & Manfaatnya Bagi Perempuan

16 September 2022   09:52 Diperbarui: 16 September 2022   10:07 111 4 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.
Lihat foto
Upaya ubah Stigma Tabu Haid di India. Foto: Niraj Gera via BBC Indonesia

Banyak yang menyepelekan bahkan mengejek haid atau menstruasi. Khususnya para kaum Adam. Padahal mereka tak tahu bagaimana rasanya. Wahai Lelaki! Berani Rasakan Sakit Haid?

Orang-orang di Negara Bagian Kerala, India sudah mencobanya. Mereka mencoba merasakan bagaimana rasa sakit haid. Lewat sebuah simulator.

Alat itu memiliki dua kabel. Bisa ditempel ke dua orang sekaligus. Alat itu memiliki kotak dengan penyesuaian rasa sakit. Bisa dicoba bertahap dari level 1 hingga level 10.

Setiap laki-laki yang mencobanya tak pernah sanggup melewati level empat. Ketika mencapai level itu, mereka sudah menjerit-jerit kesakitan. Sementara, wanita yang menggunakan simulator ini tak merasakan  apa-apa. Dan sanggup mencapai level 9.

Sekretaris Cabang Asosiasi Medis India (IMA), Dr Akhil Manuel, mengatakan. Simulator ini hanya mentransmisikan 10% dari rasa sakit sesungguhnya. Sakit yang biasa dirasakan wanita setiap kali datang bulan.

Simulasi merasakan rasa haid dilakukan di mall dan sejumlah kampus. Diluncurkan oleh anggota parlemen setempat. Hibi Eden dari partai Kongres. Bekerjasama dengan IMA, yang jadi perwakilan para dokter.

Dobrak Mitos Seputar Haid

Simulator ini bagian dari proyek. Namanya Cup of Life. Misi utamanya mendobrak mitos seputar haid.

Simulasi ini bukan kali pertama digelar di India. Tahun lalu, ada dua organisasi nirlaba yang menggelar hal serupa. Di India bagian Utara.

Simulasi haid terus digalakan di India. Yang masih menganggap haid sebagai hal tabu. Di daerah tertentu, wanita yang mengalami haid dikucilkan. Dipisah ke sebuah gubuk di luar rumah. Terpisah dari keramaian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan