Mohon tunggu...
KANG NASIR
KANG NASIR Mohon Tunggu... Administrasi - petualang

Orang kampung, tinggal di kampung, ingin seperti orang kota, Yakin bisa...!

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Dari Reuni SMAN Serang (1); Ada Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM serta Mantan Mentri

2 Agustus 2017   09:21 Diperbarui: 2 Agustus 2017   10:44 1116
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kegiatan yang digagas jebolan SMA Negeri Serang-Banten (kini SMAN 1) Angkatan '79 (tahun kelulusan) dalam acara temu kangen tahun 2017 ini lain dari biasanya.

Kumpul bareng Alumni yang sejatinya kelanjutan dari kumpul-kumpul tahun sebelumnya (2015 dan 2016), rupanya membangkitkan keinginan alumnus tahun sebelum dan sesudahnya untuk ikut bergabung.

Ike Nikita, Pamularsih, Mulyadi, Abah Andi Mulyadi, Ahyadi Yusuf, Tati Surtiharti, Rachmi, Tati Nurhayati, Uja Sujana dekaka, pentolan alumnus'79 sekaligus panitia pelaksana, merespon dengan baik keinginan dari kakak  dan adik adik kelas saat sekolah dulu. Maka terlaksanalah 'reunian' empat angkatan, judul kegaiatannya memakai Bahasa Jawa banten "Kepetuk Dulur-Dulur Lulusan SMAN Serang '76,'77,'79 dan '80" (Ketemu saudara saudara lusan SMAN Serang  '76,'77,'79 dan '80) pada 29/7/17 lalu di Aula Kampus Falatehan Drangong Serang.

Dalam pelaksanaannya,agar tidak ruwet, tiap angkatan memakai warna baju yang berbeda, 76 memakai batik, 77 warna biru, 79 warna putih dan 80 memakai Merah, sementara oleh panitia, masing masing kemudian ditempeli nama sesuai dengan absen.

Angkatan 77
Angkatan 77
Angkatan 80
Angkatan 80
Tentu saja, sebelum acara dimulai, terjadi kehebohan utamanya dimasing masing angkatan, ada yang lama tak bersua, sambil melihat nama, bersalaman, berteriak berangkulan, cipika cipiki  sesama jenis (bukan LGBT lo) ujungnya selfi dan ngajak foto bareng. Saya beruntung juga diajak foto bareng nenek nenek centil seperti Lely Khaerani, Ratu Nina Anis Fuad, Pamularsih dan lainnya.

Diantara nenek nenek 79
Diantara nenek nenek 79
Meski tak semua mantan murid hadir, berdasar absen yang ada, berkumpul Angkatan 76 sebanyak 27 0rang, angkatan '77 hadir 43 orang, angkatan 79 paling banyak yakni 63 orang sementara angkatan 80 hanya 18 murid lantaran menurut kabar terjadi miss komunikasi.

Semua yang hadir, boleh dibilang sudah tak lagi muda, hanya sisa sisa kejayaan masa lalu yang masih nampak pada raut wajah mereka, yang dulu cantik, hanya tinggal sisa kecantikannya, yang dulu gagah, juga sebagian tinggal sisanya  karena diantaranya sudah ada yang keriput, ompong, ubanan, kecuali saya yang masih kelihatan muda dibanding dengan yang sudah kelihatan tua, ha ha ha.

Pun demikian, ada juga yang tidak berubah, semisal karakter. Lely CHaerani --misalnya--, Bintang Bahasa 79 (bukan bintang pelajar lo) yang kini wara wiri Depok-Cilegon untuk mengurusi sebuah Yayasan Pendidikan di Kota Cilegon, tetap saja centil meski agak berkurang sedikit dibanding saat reuni tahun 2015 lalu yang sok akrab dengan siapapun yang datang.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alqur'an, selanjtnya ya saling sambut. Bak lomba pidato, tampil Ahyadi Yusuf mewakili Panitia sekaligus mewakili angkatan 79, kemudian Erwin mewakili Angkatan 76, Agus Muharam mewakili angkatan 77, dan Ratu Anisa Anis atau yang biasa dipanggil Mumu -- saat sekolah -- mewakili angkatan 80.

Perwakilan Angkatan 80, Rt Anisa Anis (Mumu)
Perwakilan Angkatan 80, Rt Anisa Anis (Mumu)
Angkatan tua 76, Erwin
Angkatan tua 76, Erwin
Reunian bareng kakak dan adik angkatan, memang membuat acara lebih gayeng karena seolah melihat ulang karakter masa lalu dari pribadi masing masing. Agus Muharam yang kini menjabat Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM--, tetap saja menunjukkan karakter senimannya, bergaya perlente, pakai Topi.

Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM Agus Muharam sedang beraksi
Sekretaris Kementrian Koperasi dan UKM Agus Muharam sedang beraksi
Saat didapuk untuk memberikan sambutan, ia justru lebih senang bernyanyi dari pada berpidato, jadilah ia bernyanyi diatas panggung mengalunkan beberapa lagu lantas memanggil rekan rekan angkatannya untuk bersama sama menyanyikan lagu  Indonesia Jaya dan Mars Banten. Agus sempat juga menyumbangkan CD rekaman suaranya untuk masing masing angkatan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun