Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Menjaga Hati Nurani

Guru SMP Negeri 135 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

PPDB Kok Begini Tiap Tahun

11 Juni 2021   05:32 Diperbarui: 11 Juni 2021   05:40 71 11 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
PPDB Kok Begini Tiap Tahun
Kompascom

Hampir setiap tahun selalu ada kisruh PPDB. Begitu banyak pihak dipusingkan oleh sesuatu yang seharusnya bisa sangat disederhanakan. Mengapa negeri ini lebih sering dikisruhkan oleh sesuatu yang remeh temeh? 

Setiap tahun pasti akan ada PPDB. Dan jika sebuah kegiatan pasti ada setiap tahunnya, maka memprediksi kannya semakin mudah. Apalagi jika kita selalu berpegang pada data. Data yang valid, tentunya. 

Persoalan kisrus PPDB bermula dari molak maliking aturan. Bahkan beberapa aturan PPDB tampak dilentut lenturkan justru pada detik-detik terakhir proses PPDB itu sendiri. Sehingga siapa pun akan kalang kabut. Segala aturan yang sebelumnya tampak rapi pun menjadi amburadul tak karuan. 

Bukan hanya itu, aturan PPDB juga terkesan selalu berganti setiap tahunnya sehingga membingungkan, terutama bagi para orang tua yang tak punya waktu untuk mengikuti perubahan aturan yang terjadi nyaris pada setiap tahunnya itu. 

Aturan PPDB yang berubah tiap tahun, dilakukan di akhir tahun menjelang PPDB dilaksanakan. Biasanya aturan PPDB baru dibahas paling cepat bulan Maret.  Padahal, aturan itu akan berlaku pada bulan Mei. 

Sosialisasi menjadi begitu minim. Apalagi jika ada perubahan yang fundamental. Orang tua sering cuma bisa mengurut dada. Kadang pasrah, kadang marah. 

Kenapa aturan PPDB tak diwajibkan harus sudah ada setahun sebelumnya? 

Jika aturan PPDB diwajibkan harus sudah ada setahun sebelum berlaku, semua pihak akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk PPDB anaknya.  Ketika orang tua sudah memahami cara PPDB jauh jauh hari, mereka juga tak perlu dipusingkan dengan stratrgi jumpalitan panitia PPDB. 

Semua orang tua ingin anak anaknya bersekolah di sekolah sekolah terbaik. Sayangnya, pemerintah belum bisa menyediakan kebutuhan akan sekolah sekolah bermutu tersebut. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN