Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menerobos Masa Depan

Kepala SMP Negeri 52 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Mencari Pancasila di Sekolah

15 Desember 2019   20:02 Diperbarui: 15 Desember 2019   20:03 66
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Perdebatan tentang Pancasila akan terus bergulir.  Pancasila menang merupakan ideologi terbuka. Tak pernah ada kata selesai. Karena, selesai berarti mati. 

Tantangan Pancasila semakin besar. Ada upaya yang terus menerus ingin menggantikan nya. Walaupun sejarah telah membuktikan bahwa semua upaya itu telah berujung pada kegagalan. 

Pancasila juga pernah dibekukan sebagai ideologi yang memumi. Tafsir atasnya hanya Tafsir tunggal ala Orde Baru. Dan Reformasi telah mengembalikan Pancasila kepada jalur yang tepat. 

HTI dengan ideologi transnasional jelas sebuah tantangan bagi Pancasila. Mereka berupaya menghancurkan Pancasila. Tanpa Pancasila, negeri ini sudah pasti akan terberai. 

Bagaimana kondisi Pancasila di sekolah? 

Belum pernah jelas.  Kita belum memiliki gambaran jelas tentang pelaksanaan dan pemahaman generasi muda terhadap Pancasila. 

Padahal potret tentang pemahaman Pancasila oleh generasi muda sangat lah penting untuk merumuskan masa depan negeri ini.  Jangan jangan, penelitian tentang begitu banyak nya siswa terpapar oleh paham anti-pancasila ada benarnya juga. 

Lalu, bagaimana memotret Pancasila di sekolah? 

Gagasan Nadiem untuk melakukan survei karakter yang dibarengkan dengan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum menjadi harapan adanya potret yang jelas tentang Pancasila di sekolah.  Dari sini, baru dirumuskan sikap terhadap pemahaman Pancasila anak anak muda. 

Anak anak sekolah, anak anak muda penerus kepemimpinan bangsa harus paham Pancasila dan meyakini betul bahwa hanya dengan Pancasila bangsa ini akan mampu tetap memiliki eksistensi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun