Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Menjaga Hati Nurani

Guru SMP Negeri 135 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara

Menakar Kekuatan Prabowo

13 Juni 2019   05:23 Diperbarui: 13 Juni 2019   05:29 0 3 0 Mohon Tunggu...

Kualitas seorang pemimpin bisa dilihat dari para pengikutnya.  Bagaimana sikap pengikut,  segitu pula kualitas pemimpinnya. 

Imbauan Prabowo kepada pengikutnya agar tak usah berbondong-bondong ke MK dan serahkan kepada tim hukum yang sudah ditunjuknya,  menjadi salah satu takaran terhadap kualitas kepemimpinan sangat pengimbau. 

Jika semua pengikutnya mendengar imbauan Prabowo,  maka tak ada yang akan datang berbondong-bondong ke MK.  Mereka cukup memantau dari rumah atau dari tempat kerja. 

Jika kemudian FPI Bandung bandel dan tidak menuruti imbauan Prabowo dan tetap berbondong-bondong ke Jakarta, maka FPI telah melakukan pengkhianatan terhadap pemimpinnya. 

Atau FPI tidak mengakui kepemimpinan Prabowo dan hanya mengikuti imam besar mereka sendiri? 

Jika FPI hanya mengakui dan mengikuti riziq,  alangkah sedihnya model dualisme kepemimpinan ini.   Harusnya komando cukup satu saja. 

Akan kah ada lagi yang mengikuti langkah FPI yang mengabaikan imbauan Prabowo? 

Semoga tak ada,  sehingga kita dapat diyakinkan bahwa di negeri ini seorang pemimpin dihargai. 

Kita masih menunggu jumat nanti.  Apakah Prabowo benar benar pemimpin sejati,  atau hanya dijadikan boneka saja.