Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Menjaga Hati Nurani

Guru SMP Negeri 135 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Orang Jahat di Sekitar Prabowo

25 Mei 2019   11:09 Diperbarui: 25 Mei 2019   11:18 0 2 0 Mohon Tunggu...

Saya masih yakin Prabowo sebagai orang baik.  Paling tidak, jika dilihat ketika beliau bertindak di luar kampanye.  Atau dilihat dari sikap sikap Prabowo sebelum menjadi Capres 2019.

Tapi,  orang baik akan menjadi jahat jika dikelilingi oleh orang orang jahat.   Orang jahat yang menjadi teman, lebih berbahaya dari musuh.   Karena, orang jahat yang menjadi teman,  akan menusuk dari belakang. 

Prabowo pasti tahu kalau QC bukan produk dukun.  QC merupakan produk ilmiah yang dilaksanakan dengan aturan ilmiah ketat.   Bahkan bukti sudah sangat banyak untuk sekadar menengok akurasi ilmiah sebuah QC. 

Prabowo juga tahu,  jika people power tidak akan bisa menolongnya dari kekalahan.  Bahkan jika people power dilakukan,  bukan barang mustahil akan banyak pendompleng yang hanya akan mencari keuntungan untuk diri sendiri dan di sisi lain merugikan Prabowo. 

Prabowo juga pasti sangat tahu jika gugatan nya di MK tak akan mungkin mengubah hasil pemilu yang sudah di rekapitulasi oleh KPU.   Apalagi selisih yang mencapai 15 jutaan.  Sulit untuk mencari bukti buktinya.   Jika di bawaslu saja cuma mampu membawa kliping koran sehingga aduanya ditolak mentah-mentah.   Maka,  di MK juga pasti akan terjadi hal sama. 

Tahun 2014 kejadian nya agak mirip.   Hanya saja,  waktu itu masih ada orang waras sebagai ketua tim pemenangnya yaitu Bapak Mahfud MD sehingga Prabowo tidak seperti saat ini. 

Semua perbuatan aneh itu jelas berasal dari orang orang sekeliling Prabowo.  Yang bahkan oleh Andi Arief dinamai Setan Gundul. 

Mereka sudah cukup banyak berkorban sangat berharap jika Prabowo menang akan dapat mengembalikan modal.   Dan jika yang terjadi sebaliknya,  dan ini sudah terbukti,  maka mereka tak akan dapat apa apa setelah kerugian yang begitu besar. 

Maka,  mereka berupaya membuat negeri ini kaos.   Sehingga mereka bisa main lagi untuk mengembalikan modal yang sudah lepas dari tangan. 

Seandainya masih ada Pak Mahfud di sana,  mungkin Setan Gundul di sekitar Prabowo tidak terlalu dominan.   Sayang,  di sana hanya orang orang yang tidak seperti Pak Mahfud. 

Segera sadarlah Prabowo.  Anda sedang disetir oleh orang-orang di sekitar Anda. 

Saya masih yakin Anda orang baik.  Hanya saja,  orang orang di sekitar bapak itu lho.