Mohon tunggu...
Moch Aldy MA
Moch Aldy MA Mohon Tunggu... wordsmith

Bukunya: Timbul Tenggelam Philo-Sophia Kehidupan (2020); Timbul Tenggelam Spirit-Us Kehidupan (2020); Trias Puitika (2021)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ganjil Genap Klandestin

29 Januari 2021   20:52 Diperbarui: 29 Januari 2021   20:51 92 3 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ganjil Genap Klandestin
Unsplash

Aku adalah satu, dari sekian banyak manusia yang membeku
Aku adalah orang asing bagimu, bahkan orang asing bagiku
Tapi kita semua adalah orang asing, bagi dirinya masing-masing
Dari berbagai pelarian dan kebodohan,
yang membuat terasing

Dan aku tidak merasakan apa-apa setiap hari aku hidup
Dan aku tak peduli dengan kehidupan yang kian meredup
Persetan dengan itu, bahkan setan pun akan tersaruk mati
Kapan dan bagaimana, aku tidak akan pernah peduli

Hidup memang dapat dirubah, namun mengapa harus dirubah?
Kehidupan saat ini sama saja dengan kematian esok hari
Begitu perlahan dan mengelupas darah
Oh, bukankah manusia lain di belahan bumi lain mati hari ini?

Merefleksikan sisi pada satu koin yang sama
Pilihan untuk merubah atau merebut hidupnya?
Dan aku akan berhenti berpikir, kala pemikiran tak lagi dihargai
Kala kemewahan menjadi orietasi dari segala standarisasi

Sialnya, aku sudah dihukum karena menolak untuk berdusta
Namun, jika hidupku adalah harga maka aku akan membelinya
Aku tidak sepertimu, aku menolak untuk berpura-pura
Dan jika kepalsuan sudah dianggap asli, itu adalah hampa
 
Tapi aku menemukan diriku sendiri dalam kehampaan ini
Dan belajar untuk menerima segala yang alpa dan imitasi
Hari akhir sudah dekat tapi tak ada rasa yang berakhir
Aku dapat merasakan detak waktu dan denyut takdir

Sungguh aku adalah orang asing bagimu, bahkan orang asing bagiku
Namun kemarahan yang ramah telah memberi nafas buatan bagiku
Aku bangga, karena dalam kehidupan yang begitu absurd dan semu
Aku tak pernah menjadi bagian dari kepalsuan kawananmu

Hidup memang dapat dirubah, namun sekarang sudah kurebut
Kehidupan saat ini sama saja dengan merayakan kematian esok hari
Begitu perlahan dan mengocok perut
Oh, bukankah manusia lain di belahan bumi lain lahir hari ini?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x