Mohon tunggu...
Moch Aldy MA
Moch Aldy MA Mohon Tunggu... Pejalan

Buku: Timbul Tenggelam Philo-Sophia Kehidupan (Self Publish, 2020) / Timbul Tenggelam Spirit-Us Kehidupan (Self Publish, 2020) / Trias Puitika (Guepedia, 2021)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi: Mengheningkan Cipta untuk Cita-cita

27 Januari 2021   14:01 Diperbarui: 28 Januari 2021   20:19 260 29 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Mengheningkan Cipta untuk Cita-cita
ilustrasi jalan raya. (sumber: unsplash.com/@rahadiansyah)

setiap setahun sekali,
bendera-bendera dikibarkan,
hiasan-hiasan digantung
sepanjang jalan,
permainan-permainan
dilombakan, dan
merdeka-merdeka
pun diteriakkan, lalu usai,
dan setiap senin sampai
jumat, kita akan bertemu
kembali di jalanan, sembari
mengeluh, marah, dan memaki,
persetan dengan merdeka,
aku harus secepatnya sampai
di tempat kerja, duduk dan
menerima perintah seharian,
hingga senja menjelang
dan kita bertarung lagi
di jalanan, berebut menuju
pulang agar bisa sejenak istirahat mengumpulkan tenaga untuk
mengeluh, marah dan memaki
lagi di jalanan esok hari,
kemerdekaan telah usai, dan mati,
hadap kanan hadap kiri,
balik kanan balik kiri,
kepada upah
disetiap awal atau akhir bulan,
hormat gerak.

Dan teruntuk setiap mimpi dan cita-cita masa kecil yang tergantung tinggi di angkasa, marilah kita mengheningkan cipta:
'Mengheningkan cipta untuk cita-cita, mulai.'

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x