Mohon tunggu...
M. Jojo Rahardjo
M. Jojo Rahardjo Mohon Tunggu... Penulis - Penulis ratusan artikel dan video seputar perkembangan neuroscience dan kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan.

Sejak 2015 menulis ratusan artikel dan video seputar perkembangan neuroscience dan kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan. M. Jojo Rahardjo dan berbagai konten yang dibuatnya bisa ditemui di beberapa akun medsos lain.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Kesehatan Mental, Personality Disorder, dan Skandal Duren Tiga

14 Agustus 2022   10:17 Diperbarui: 28 Agustus 2023   14:16 1144
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pasukan "tempur" di Duren Tiga (gambar: Kompas.com)

Meski demikian, banyak dari mereka juga sudah terlatih sejak muda untuk merekayasa citra mereka agar dianggap memiliki citra yang sempurna.

Pada Skandal Duren Tiga, Sambo membuat banyak orang geleng-geleng kepala keheranan dengan apa yang dilakukannya di Duren Tiga. Banyak orang tak percaya dengan berbagai kejanggalan yang dibuatnya di Duren Tiga, yaitu: 

1. Membunuh untuk alasan yang konyol, 

2. Berbohong mengenai banyak hal kepada masyarakat, 

3. Merusak TKP, 

4. Berbelit-belit di pengadilan,

5. Tak terlihat menyesali perbuatannya, malah tetap arogan,

6. Dll. 

Masyarakat dibuat keheranan dengan kejanggalan Sambo ini. Kok bisa jadi kayak gitu ya, padahal jenderal polisi bintang 2?

Contoh paling ekstrim dari personality disorder adalah Adolf Hitler di masa Perang Dunia Kedua. Di masa Hitler mulai berkuasa, tak ada orang yang percaya Hitler sedang mencoba untuk membangun kekuatan militer Jerman, karena itu adalah ide gila dan konyol. 

Namun ternyata kekuatan militer Jerman menjadi sangat kuat, sehingga perlu kekuatan gabungan beberapa negara di dunia sekaligus untuk menghancurkannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun