Mohon tunggu...
M. Jojo Rahardjo
M. Jojo Rahardjo Mohon Tunggu... Penulis - Maksimalkan fungsi otak hanya dalam hitungan hari.

Pakar neuroscience mendefinisikan positivity: "Sebuah kondisi di otak di mana otak bekerja maksimal, sehingga otak lebih cerdas, kreatif, inovatif, analitis, mampu memecahkan masalah, tahan terhadap tekanan dan mudah lepas dari depresi, fisik lebih segar, immune system membaik, dan lebih cenderung berbuat kebajikan". ______________________________________________________________________________ Tulisan M. Jojo Rahardjo tentang positivity atau positive psychology bisa dibaca juga di website "Membangun Positivity".

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Pejabat Publik dan Kesehatan Mentalnya

12 Januari 2022   14:11 Diperbarui: 12 Januari 2022   14:23 104 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Gambar: https://www.indiatvnews.com/

Baru-baru ini media diramaikan oleh seorang gubernur yang menjewer telinga pelatih olahraga di depan publik. Tak hanya itu gubernur itu juga melarang pelatih olahraga berkumis. Bahkan baru-baru ini ia berseloroh: akan meminjam gubernur lain untuk membangun daerahnya, padahal gubernur yang dimaksud adalah gubernur yang tidak memiliki prestasi sama sekali, bahkan amburadul dalam bekerja. Masih ada lagi beberapa perbuatannya yang dikeluhkan oleh masyarakat, karena dianggap merugikan masyarakat.

Apakah gubernur itu memang cenderung melakukan pelanggaran hukum? Atau ada sebab yang lebih mendasar, yaitu ia memang bukan pemimpin yang mendahulukan kepentingan masyarakat di atas segalanya?

Itu tentu menarik untuk dibahas, karena kita butuh pemimpin yang memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Bukan yang memberi mudarat.

APA ITU KESEHATAN MENTAL?

Perilaku yang buruk berkaitan dengan kesehatan mental. Itu sudah dianggap pengetahuan umum. Namun sayangnya justru jarang dibahas dengan amat mendalam saat ada pilkada di Indonesia atau pemilihan apa pun yang melibatkan calon pejabat publik, anggota DPR, para capres, cagub, calon Walikota, bupati dll.

Sudah banyak riset yang dilakukan dan menyatakan, bahwa kesehatan mental menentukan kecerdasan, produktivitas, kreativitas, inovasi, dan kesehatan tubuh. Kesehatan mental juga menentukan kemampuan dalam memberi solusi, juga ketangguhan dalam situasi sulit.

Kesehatan mental juga mempengaruhi kecenderungan pada kebajikan, yang dalam hal ini apakah ia pemimpin yang mendahulukan kepentingan masyarakat atau hanya mementingkan dirinya sendiri atau kelompoknya.

Ini satu artikel yang cukup mewakili tentang kaitan kesehatan mental dan perilaku hingga kaitannya dengan interpersonal relationships:

WHO, organisasi kesehatan dunia sudah menerbitkan beberapa angka seputar kesehatan mental dan kaitannya dengan produktivitas. Di bawah ini adalah beberapa di antara points yang penting:

1. Kesehatan mental menyebabkan kerugian sebesar 1 triliun dolar (USD) per tahun secara global.
2. Kesehatan mental mengurangi produktivitas, menyebabkan gangguan kesehatan, dan merusak relationships.
3. Mereka yang kesehatan mental yang terganggu bisa saja tetap bekerja atau belajar di sekolah, dan bahkan melakukan aktivitas sosial lainnya, namun mereka hanya menghasilkan output kualitas yang terbatas.
4. Dari seluruh anggaran kesehatan di berbagai negara di dunia, biasanya pemerintah hanya mengalokasikan 3% saja untuk kesehatan mental masyarakat.
5. Setiap 1 dolar yang dikeluarkan pemerintah untuk menangani kesehatan mental di masyarakat akan menghasilkan 4 dolar, karena membaiknya kesehatan dan meningkatkan kemampuan bekerja dan produktivitas masyarakat. Pemerintah pun akan menghemat uang dalam penyelenggaran layanan kesehatan dan kesejahteraan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan