Mohon tunggu...
M. Jojo Rahardjo
M. Jojo Rahardjo Mohon Tunggu... Maksimalkan fungsi otak hanya dalam hitungan hari.

Pakar neuroscience mendefinisikan positivity: "Sebuah kondisi di otak di mana otak bekerja maksimal, sehingga otak lebih cerdas, kreatif, inovatif, analitis, mampu memecahkan masalah, tahan terhadap tekanan dan mudah lepas dari depresi, fisik lebih segar, immune system membaik, dan lebih cenderung berbuat kebajikan". ______________________________________________________________________________ Tulisan M. Jojo Rahardjo tentang positivity atau positive psychology bisa dibaca juga di Facebook Fan Page "Membangun Positivity".

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

IQ Anda Berapa? Pertanyaan Apa Itu?

17 Maret 2019   17:29 Diperbarui: 17 Maret 2019   18:05 0 5 2 Mohon Tunggu...
IQ Anda Berapa? Pertanyaan Apa Itu?
en-chart.childrenofhopeuganda.org

Saya tanya ke beberapa teman tentang IQ mereka. Jawaban mereka kebanyakan defensive, seperti: hidup ini gak tergantung IQ, atau hidup ini tergantung Tuhan, bukan IQ. Buat apa punya IQ tinggi, kalo nanti masuk neraka?

Mereka yg menyukai sains tentu sering mencari tahu apa itu IQ. Dan menurut neuroscience IQ bisa menunjukkan, bahwa kita memiliki positivity selain tanda positivity yang lain seperti: tak mudah stress atau depresi, memiliki relationship yg baik dengan orang terdekat hingga yg jauh, kesehatan yg baik, memiliki kecenderungan pada kebajikan, dll.

Positivity yg kita miliki inilah yg membuat kita bisa menikmati hidup sebagai siapa pun, kaya atau miskin, tokoh atau bukan, berkarir atau berwirausaha.

Neuroscience pula yg menyebut, bahwa ternyata IQ bisa turun-naik. Tentu dong! Lalu, jika bisa kita naikkan, kenapa gak kita naikkan?

Lihat urutan Indonesia di antara negeri-negeri lain dalam gambar di bawah ini yang diambil dari situs World Happiness Report. Buruk sekali. Mungkin karena kita tak suka sains, sehingga lebih percaya pada kitab fiksi dari jaman kuno.

Dari situs World Happiness Report
Dari situs World Happiness Report

VIDEO PILIHAN