Mohon tunggu...
Misbah Murad
Misbah Murad Mohon Tunggu... "Tidak ada sekolah menulis; yang ada hanyalah orang berbagi pengalaman menulis."- Pepih Nugraha, Manager Kompasiana. chanel you tube misbahuddin moerad

"Tidak ada sekolah menulis; yang ada hanyalah orang berbagi pengalaman menulis."- Pepih Nugraha, Manager Kompasiana. chanel you tube misbahuddin moerad

Selanjutnya

Tutup

Humor

Candaan Kompasiana

29 Mei 2019   21:01 Diperbarui: 29 Mei 2019   21:04 0 5 3 Mohon Tunggu...

Jam di komputerku menunjukan angka 5:20 PM

Rasa lelah kurang tidur, membuat mata tetap tidak mau diajak untuk  istirahat, lemas badan, memang kalau mau itikaf harusnya full, jangan kalong keluar untuk kerja, buka kompasiana, melihat aktivitas para kompasioner.

Iklas (Julak Anum) lima jam yang lalu menulis sebuah judul di kompasiana " Pergilah Tanpa memalingkan Wajah" aku tidak membaca tulisannya, aku mencoba meneliti dan tanpa memalingkan wajahku, kulihat banyak kawan-kawan yang memberi nilai, entah apa dibacanya tulisan itu, atau hanya sekedar beri nilai dulu, baru baca......entahlah.....

Ibra Alfaroug , tujuh jam yang lalu berkata "Aku Ingin Pulang" aku pun tidak membaca tulisan ini, aku kembali melihat kawan-kawan yang memberi nilai, entah apa karena ingin cepat-cepat pulang sehingga tidak sempat membaca, beri saja dulu nilai, toh Ibra Alfaroug juga memberi nilai setiap tulisan yang aku buat, begitu mungkin kata mereka.

"Pilih Pesawat Terbang Tapi Jangan Kelebihan Bagasi"  itu yang di tulis  Ruslan Al Ansori Tujuh 17 jam yang  lalu, entah apakah ia pernah naik pesawat saat harga tiket sedang mahal atau ia hanya menulis saja sebagai Tips buat yang akan berangkat menggunakan pesawat saat harga tiket melambung tinggi.

Sementara Ropingi masih hanyut dalam puisi ia tulis tentang sebuah kata yang di takuti " HARAM" ia menulisnya 19 jam lalu.

Rudy Yuswantoro, kami-kami yang ada disini tidak marah sama bapak, kami disini ingin bersahabat, walau kita tidak pernah bertemu, saya berkata begini karena  10 menit  yang lalu bapak masih berkata "Jangan kau marah"

Penggemar bola yang satu ini mencoba membuat suatu tulisan, dia tulis 7 jam yang lalu "Jack Grealish, Dongeng Sepatu Butut, dan Luka di Pelipis, padahal saat Jack main di TV kita semua tahu, Syahrul Chelsky sedang ngorok, entah dari mana dia dapat ide menulis itu.

Sahabat kompasiana yang satu ini, ikutan lomba samber tehaer, dia mencoba mengadu keberuntungan melalui tulisan, 45 menit yang lalu, namanya Kaekaha, ditulisnya "Tradisi Nanggok Tetap Jalan, Ketika Smartphone Bisa Narik Duit di ATM BCA" sepertinya bahasa Daerah nenek moyangnya yang digunakan.

Namanya Mochamad Syafei, walaupun sudah mantan, tapi di cobanya menyakinkan pada 23 menit yang lalau, beliau adalah "Mantan Jendral" agar para kompasioner tahu itu, jadi jangan main-main dengan "Mantan Jendral"

Seorang Ibu, dari namanya kita sudah tahu dari mana asalnya, Lusy Mariana Pasaribu, 1 jam yang lalu dia mengatakan kepada dunia bahwa "Menjadi Tanah Bagiku" orang kaya ibu ini, banyak sekali tanah yang dimilikinya, kalau Ibu punya sepetak saja di bogor, berilah ke hamba, yang tidak punya apa-apa.

Waktu di Komputerku menunjukan pukul  5.45 PM

Sebentar lagi waktu untuk berbuka puasa Daerah Bogor dan sekitarnya, sahabat ini hanya tulisan menunggu buka, dari pada melamun yang bisa membatalkan puasa, mohon dimaafkan kalau ada yang hampa, atau merasa terhina, ini hanya cumbu untuk kita bisa tertawa.

Bogor, 29052019.